Timnas Korea Selatan harus mengakui keunggulan Timnas Afrika Selatan pada laga lanjutan Grup A Piala Dunia 2026. Kekalahan 0-1 membuat strategi pelatih Hong Myung-bo yang menyimpan Son Heung-min sejak awal pertandingan menjadi sorotan.
Gol tunggal Thapelo Maseko memastikan kemenangan Bafana Bafana sekaligus membuat Korea Selatan pulang tanpa poin dari pertandingan tersebut.
Hong Myung-bo tidak menurunkan Son Heung-min sebagai starter. Pelatih Taegeuk Warriors itu baru memasukkan sang kapten pada babak kedua untuk menggantikan Hwang Hee-chan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai pertandingan, Hong menjelaskan alasan di balik keputusannya mencadangkan Son. Ia sengaja menyimpan penyerang berusia 34 tahun itu agar bisa memanfaatkan kondisi fisik pemain Afrika Selatan yang mulai menurun pada babak kedua.
"Kami berpikir bahwa ketika lawan masih memiliki banyak energi, akan lebih baik untuk memainkan Son di babak selanjutnya, saat mereka mulai kehabisan energi dan ada lebih banyak ruang terbuka," kata Hong Myung-bo seperti dikabarkan oleh Reuters.
"Kami ingin memainkannya ketika mereka sudah lebih lemah," kata dia menambahkan.
Namun, strategi tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Korea Selatan gagal mencetak gol balasan hingga peluit panjang berbunyi dan harus menelan kekalahan tipis dari Afrika Selatan.
Hasil itu membuat peluang Korea Selatan untuk melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya tertutup. Taegeuk Warriors masih berpeluang lolos melalui jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik, tetapi mereka harus menunggu hasil pertandingan dari grup lain.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.
(cas/sud)
