Persib Bandung mulai melakukan perubahan komposisi skuad setelah menuntaskan musim 2025/2026 dengan raihan gelar juara Super League. Hingga pertengahan Juni 2026, 'Maung Bandung' sudah resmi melepas dua pemain asingnya, yakni Layvin Kurzawa dan Federico Barba.
Perpisahan dua pemain tersebut menjadi bagian dari persiapan Persib menghadapi musim 2026/2027 yang diprediksi jauh lebih berat. Selain berjuang mempertahankan gelar di kompetisi domestik, Persib juga akan tampil di tiga ajang berbeda sehingga membutuhkan skuad yang lebih dalam dan kompetitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Layvin Kurzawa menjadi pemain pertama yang dipastikan hengkang. Bek kiri asal Prancis itu bergabung pada putaran kedua musim lalu dan datang dengan reputasi mentereng setelah pernah memperkuat Paris Saint-Germain serta Timnas Prancis.
Meski hanya setengah musim berada di Bandung, Kurzawa tetap memberikan kontribusi penting bagi tim. Kehadirannya menambah kualitas dan pengalaman di sektor kiri pertahanan, terutama saat Persib harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan AFC Champions League Two.
Kurzawa juga menjadi bagian dari skuad yang berhasil mengantarkan Persib meraih gelar juara Super League 2025/2026. Setelah kontraknya berakhir, Persib memutuskan tidak memperpanjang masa bakti sang pemain.
Terbar, Persib juga mengumumkan berakhirnya kebersamaan dengan Federico Barba. Bek tengah asal Italia tersebut hanya satu musim membela 'Maung Bandung', tetapi perannya terbilang sangat besar dalam perjalanan tim meraih gelar juara.
Barba langsung menjadi sosok penting di jantung pertahanan Persib sejak didatangkan dari klub Swiss, FC Sion. Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa membuat lini belakang Persib tampil lebih solid dan sulit ditembus lawan.
Sepanjang musim lalu, Barba mencatatkan 28 penampilan di Super League dan menyumbangkan lima gol. Catatan tersebut tergolong impresif untuk seorang bek tengah, sekaligus menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam bertahan tetapi juga saat membantu serangan.
Di level Asia, Barba juga menjadi andalan Persib dengan tampil dalam tujuh pertandingan AFC Champions League Two (ACL 2). Selain performanya di lapangan, ia turut membawa mentalitas kompetitif dan jiwa kepemimpinan yang berpengaruh di ruang ganti tim.
Kepergian Kurzawa dan Barba tentu meninggalkan pekerjaan rumah bagi manajemen Persib. Terlebih, musim depan Maung Bandung akan menghadapi jadwal padat di empat kompetisi yang menuntut kualitas serta kedalaman skuad yang merata di setiap lini.
Karena itu, menarik dinantikan langkah berikutnya dari Persib di bursa transfer. Setelah melepas dua pemain asing yang ikut berkontribusi dalam sejarah hattrick juara liga, Persib kini dituntut bergerak cepat untuk menghadirkan sosok pengganti yang mampu menjaga kekuatan tim sekaligus membantu menghadapi tantangan besar musim depan.
Sementara selain melepas pemain, sejauh ini Persib belum mengumumkan perekrutan terbarunya. Meski begitu, Persib terus dikait-kaitkan dengan sejumlah pemain, salah satunya eks Real Madrid, Jese Rodriguez.
Namun, sejauh ini belum ada pemain yang sudah resmi bergabung. Sehingga, spekulasi soal pemain semakin liar, termasuk mereka yang diperkirakan akan pergi dari tim.
(orb/orb)
