Patah Kaki di Piala Dunia, Ismael Kone: Allah Tak Mengecewakanku

Patah Kaki di Piala Dunia, Ismael Kone: Allah Tak Mengecewakanku

Randy Prasatya - detikJabar
Sabtu, 20 Jun 2026 15:00 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group B - Canada v Qatar - BC Place, Vancouver, Canada - June 18, 2026 Canadas Ismael Kone waves to the crowd as he receives oxygen as he is stretchered off after sustaining an injury REUTERS/Agustin Marcarian
Ismael Kone mengalami patah kaki. (Foto: REUTERS/Agustin Marcarian)
Jakarta -

BC Place Vancouver menjadi saksi bisu sebuah drama yang mengaduk emosi. Di satu sisi, sorak-sorai pendukung Kanada pecah saat tim nasional mereka menang telak 6-0 atas Qatar dalam laga Grup B Piala Dunia 2026, Jumat (18/6/2026). Namun di sisi lain, kemenangan besar itu menyisakan pilu yang mendalam bagi Ismael Kone.

Gelandang andalan Les Rouges itu harus meninggalkan lapangan dengan kondisi memprihatinkan. Benturan keras dengan pemain Qatar, Assim Madibo, mengakibatkan Kone mengalami patah kaki. Sebuah harga yang sangat mahal untuk tiga poin di fase grup. Namun, di balik rasa sakit yang luar biasa itu, terselip keteguhan hati yang mengagumkan dari sang pemain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain yang merumput bersama Sassuolo ini memilih untuk tidak tenggelam dalam kesedihan. Melalui akun Instagram pribadinya, pemuda berusia 24 tahun itu justru menunjukkan kedalaman spiritualnya. Baginya, cedera parah ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari skenario besar yang telah digariskan Sang Pencipta.

Kone memandang musibah ini sebagai medium untuk mempertebal iman. Ia memegang teguh prinsip bahwa setiap ujian yang datang tidak akan pernah melampaui batas kekuatan hamba-Nya. Pesan yang ia unggah menjadi oase ketenangan di tengah kekhawatiran para penggemar sepak bola dunia.

ADVERTISEMENT

"Allah tidak pernah mengecewakanku. Sepanjang hidupku, tidak pernah sekalipun. Jadi mengapa meragukan-Nya sekarang?" tulis Kone.

"Dia maha tahu dan melihat segala sesuatu bahkan sebelum itu terjadi. Dia memiliki rencana dan visi untuk kita semua. Perjuangan ini adalah ujian bagi imanku kepada-Nya dan bagi karakterku."

"Dan jujur saja, aku siap menghadapinya karena Allah tidak akan pernah memberikan ujian yang tidak dapat kamu atasi, dan diuji adalah hadiah terbaik dari Tuhan."

Di tengah masa pemulihan yang dipastikan bakal panjang, Kone tetap melangitkan syukur atas segala nikmat yang pernah ia kecap sebelumnya. Ia menutup pesannya dengan untaian terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa, menunjukkan bahwa meski kakinya patah, semangat dan imannya tetap berdiri tegak.

Artikel ini telah tayang di detikSport

(ran/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads