Drama di Bandara Chicago, Striker Irak Tertahan 7 Jam

Kabar Internasional

Drama di Bandara Chicago, Striker Irak Tertahan 7 Jam

Yanu Arifin - detikJabar
Minggu, 07 Jun 2026 12:00 WIB
GUADALUPE, MEXICO - MARCH 31: Ali Ibrahim Al-Hamadi of Irak celebrates with teammate Aymen Hussein after scoring his teams first goal during the FIFA World Cup 2026 Play-Off tournament final match between Irak and Bolivia at Estadio Monterrey on March 31, 2026 in Guadalupe, Mexico.   Azael Rodriguez/Getty Images/AFP (Photo by Azael Rodriguez / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Aymen Hussein (Foto: Azael Rodriguez / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Jakarta -

Kedatangan Timnas Irak ke Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026 diwarnai insiden tak terduga. Striker andalan mereka, Aymen Hussein, harus menjalani pemeriksaan panjang di bandara hingga tertahan selama tujuh jam sebelum akhirnya diizinkan masuk ke negara tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat skuad Irak mendarat di Bandara Internasional O'Hare, Chicago, untuk memulai persiapan menuju Piala Dunia 2026. Ketika rekan-rekan setimnya dapat melewati proses imigrasi dan melanjutkan perjalanan menuju markas tim, nasib berbeda dialami Hussein.

Melansir detikSport, penyerang berusia 30 tahun itu diminta menjalani verifikasi tambahan dan pemeriksaan keamanan oleh petugas imigrasi Amerika Serikat. Seorang pejabat olahraga Irak mengatakan Hussein ditahan dan diinterogasi selama hampir tujuh jam sebelum akhirnya diperbolehkan masuk ke AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat pemeriksaan tersebut, Hussein terpaksa tertinggal dari rombongan tim yang lebih dulu meninggalkan bandara menuju tempat menginap. Setelah seluruh prosedur selesai, ia baru bisa menyusul dan kembali bergabung dengan skuad Irak.

ADVERTISEMENT

Insiden itu menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa hari sebelum bergulirnya Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Menurut sumber dari Komite Olimpiade Irak, telepon genggam Hussein juga diperiksa selama proses tersebut.

Bukan hanya Hussein yang mengalami masalah. Fotografer resmi Timnas Irak, Talal Salah, bahkan mengalami nasib lebih buruk. Setelah ditahan lebih dari 10 jam dan menjalani pemeriksaan serupa, ia akhirnya ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari otoritas imigrasi AS mengenai alasan pemeriksaan panjang terhadap Hussein maupun penolakan terhadap fotografer tim. Federasi Sepak Bola Irak dan sang pemain juga belum memberikan komentar resmi terkait kejadian tersebut.

Insiden ini menambah kekhawatiran sejumlah peserta Piala Dunia terkait ketatnya pemeriksaan imigrasi di Amerika Serikat. Sebelumnya, isu visa dan akses masuk ke AS juga sempat menjadi perhatian beberapa negara peserta menjelang turnamen.

Bagi Irak, kehadiran Hussein sangat vital. Ia merupakan sosok yang mencetak gol penentu kelolosan negaranya ke Piala Dunia 2026, sekaligus mengakhiri penantian 40 tahun Irak untuk kembali tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.

Sebelum memulai perjuangan di Piala Dunia, Irak dijadwalkan menghadapi Venezuela dalam laga uji coba terakhir pada 9 Juni. Setelah itu, Singa Mesopotamia akan bertarung di Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia.


Artikel ini sudah tayang di detikSport




(yna/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads