4 Turnamen Menanti, Persib Akan Siapkan Skuat Lebih Besar

4 Turnamen Menanti, Persib Akan Siapkan Skuat Lebih Besar

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 01 Jun 2026 06:30 WIB
Logo Persib Bandung.
Logo Persib Bandung (Foto: Ilustrasi menggunakan ChatGPT)
Bandung -

Setelah berpesta merayakan gelar juara Super League 2025/2026, Persib Bandung tak punya banyak waktu untuk bersantai. Musim depan, Maung Bandung akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat dibanding musim-musim sebelumnya.

Status sebagai juara Super League membawa Persib kembali ke panggung Asia sekaligus membuka peluang tampil di sejumlah kompetisi bergengsi lainnya. Jika seluruh agenda berjalan sesuai rencana, Persib berpotensi bermain di empat hingga lima ajang berbeda sepanjang musim 2026/2027.

Kompetisi pertama yang sudah menanti adalah AFC Champions League Two (ACL 2). Persib dipastikan kembali mewakili Indonesia dan akan memulai perjuangannya dari babak playoff yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Targetnya tentu lebih tinggi dibanding musim sebelumnya yang hanya mencapai babak 16 besar. Pengalaman berhadapan dengan klub-klub Asia menjadi modal berharga bagi Persib untuk tampil lebih kompetitif di level internasional.

Tak hanya berkiprah di Asia, Persib juga dipastikan ambil bagian di ASEAN Club Championship (Shopee Cup) bersama Borneo FC Samarinda sebagai wakil Indonesia.

ADVERTISEMENT

Kompetisi yang mempertemukan klub-klub terbaik Asia Tenggara itu sebelumnya sempat gagal diikuti Persib akibat persoalan regulasi dan komunikasi dengan operator liga.

Selain dua turnamen internasional, Persib juga akan mengikuti Piala Presiden 2026 sebagai ajang pemanasan sebelum kompetisi resmi dimulai. Setelah itu, fokus utama tetap berada di Super League 2026/2027, di mana Maung Bandung akan berusaha mempertahankan gelar juara yang telah diraih tiga musim beruntun.

Belum berhenti sampai di sana, ada satu agenda lain yang berpotensi menambah padat kalender Persib, yakni Piala Indonesia. Turnamen tersebut disebut-sebut akan kembali digelar setelah beberapa tahun vakum, meski hingga kini belum ada kepastian resmi dari federasi.

Padatnya agenda membuat manajemen menyadari bahwa kekuatan skuad saat ini harus ditingkatkan. Persib tidak lagi cukup hanya mengandalkan satu tim inti jika ingin bersaing di seluruh ajang.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengakui musim depan menuntut Persib memiliki kedalaman skuad yang lebih baik.

Bahkan menurutnya Direktur Utama PT PBB Glenn Sugita sudah jauh-jauh hari memberikan perhatian khusus terhadap persiapan menghadapi musim yang sangat padat tersebut.

"Ya meaning kita mesti growing our squad. Skuad musim depan mungkin akan lebih besar. Dari Pak Glenn juga arahannya udah clear bahwa musim depan dengan empat kompetisi kita mesti siapin A, B, C, D, Dit. 'Oke, Pak. Kita lakuin,' gitu," ujar Adhitia, Minggu (31/5/2026).

"Jadi balik lagi ini Bapak kan memang udah lebih turun tuh semenjak 2023 ya. Jadi Bapak bantu kita ngerapihin segala macam, termasuk juga kayak hari ini ketika kita masuk ke ACL sama Shopee, Bapak juga bantuin untuk ngarahin, 'Dit, lakuin ini, lakuin ini, lakuin ini.' Jadi kita happy lah," lanjutnya.

Bagi Persib, banyaknya kompetisi memang berarti pekerjaan yang lebih berat. Namun di sisi lain, kondisi itu juga menjadi kesempatan emas untuk terus berkembang dan mengangkat nama klub di level yang lebih tinggi.

"Ya kita bersyukurlah, maksudnya kan kesempatan bagi kita juga untuk bisa berkompetisi lebih banyak lah di Asia. Fun, fun. Doain ya," ucap Adhitia.

Terkait keikutsertaan di ASEAN Club Championship, Adhitia menegaskan Persib sejak awal selalu siap apabila diberi kesempatan mewakili Indonesia. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan operator kompetisi dan federasi.

"Persib mah selalu mengikuti aturan ya. Jadi kata aturannya main, main. Kata aturannya enggak boleh main, kita enggak berdebat, enggak ada emang. Tapi memang musim lalu kita berkirim surat ke mereka menyatakan bahwa kami siap, jika kami ditunjuk pun kami siap. Secara paralel, kami juga dihubungi sama CEO-nya Shopee Cup. Kita diminta," katanya.

"Kami bilang, keputusan ada di pihak operator dan federasi. Tugasnya kami hanya mengirimkan surat ketersediaan kami, kesiapannya kami. Hari ini kami kirimkan, keputusan akhirnya kita ikutin, kita hormati itu," pungkasnya.

(bba/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads