Adu Penalti Jadi Penentu, PSG Pertahankan Status Raja Eropa

Soccer Update

Adu Penalti Jadi Penentu, PSG Pertahankan Status Raja Eropa

Adhi Prasetya - detikJabar
Minggu, 31 Mei 2026 08:39 WIB
Soccer Football - UEFA Champions League - Final - Paris St Germain v Arsenal - Puskas Arena, Budapest, Hungary - May 30, 2026 Paris St Germains Ousmane Dembele celebrates scoring their first goal REUTERS/Angelika Warmuth
PSG (Foto: REUTERS/Angelika Warmuth)
Jakarta -

Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan mahkota Eropa setelah menjuarai Liga Champions 2025/2026. Les Parisiens mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti usai kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada final yang digelar di PuskΓ‘s ArΓ©na, Sabtu (30/5/2026).

Kemenangan ini mengantarkan PSG meraih trofi Liga Champions kedua secara beruntun, menyusul keberhasilan mereka musim lalu. Melansir detikSport, klub asal Paris itu pun mengikuti jejak Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arsenal Kejutkan PSG di Awal Laga

Final baru berjalan enam menit ketika Arsenal berhasil membuka keunggulan. Berawal dari sapuan kapten PSG, Marquinhos, yang membentur Leandro Trossard, bola kemudian dikuasai Kai Havertz.

Havertz melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang gagal dihentikan kiper Matvey Safonov. Arsenal unggul 1-0.

ADVERTISEMENT

Tertinggal membuat PSG langsung meningkatkan intensitas serangan. Namun sejumlah peluang yang diperoleh melalui Fabian Ruiz, Ousmane Dembele, dan Desire Doue belum mampu mengubah keadaan.

Arsenal mampu mempertahankan keunggulan hingga turun minum meski PSG mendominasi penguasaan bola sepanjang babak pertama.

Penalti Dembele Selamatkan PSG

Tekanan PSG berlanjut selepas jeda. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62 ketika Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di kotak penalti.

Setelah meninjau melalui VAR, wasit menunjuk titik putih.

Dembele yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakan sang peraih Ballon d'Or 2025 ke sudut kiri bawah gawang gagal dijangkau David Raya dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

PSG hampir membalikkan keadaan menjelang akhir waktu normal. Namun peluang emas Kvaratskhelia hanya membentur tiang, sementara sejumlah percobaan dari Vitinha dan Bradley Barcola belum menemui sasaran.

Adu Penalti Tentukan Juara

Skor imbang bertahan hingga 90 menit dan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Selama 2x15 menit, kedua tim sama-sama gagal mencetak gol penentu. Arsenal sempat mengancam lewat Jurrien Timber dan Viktor Gyokeres di penghujung laga, tetapi pertahanan PSG masih mampu bertahan.

PSG tampil lebih tenang dengan empat penendang mereka, yakni Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo, sukses menunaikan tugas.

Di kubu Arsenal, hanya Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli yang mampu mencetak gol. Sementara eksekusi Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal berbuah gol.

PSG pun menutup malam di Budapest dengan kemenangan adu penalti 4-3 sekaligus memastikan diri kembali berdiri di puncak sepak bola Eropa.


Artikel ini sudah tayang di detikSport




(adp/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads