Sanksi FIFA Hantui Persib, Bobotoh Minta Manajemen Gerak Cepat

Sanksi FIFA Hantui Persib, Bobotoh Minta Manajemen Gerak Cepat

Wisma Putra - detikJabar
Sabtu, 30 Mei 2026 18:30 WIB
Pemain Persib Bandung mengangkat piala juara BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion GBLA, Bandung, Sabtu (24/5/2025).
Ilustrasi bobotoh (Foto: Rifkianto Nugroho)
Bandung -

Persib Bandung mendapatkan sanksi dari FIFA. Klub berjuluk Maung Bandung ini dilarang mendaftarkan pemain baru. Bukan karena masalah menunggak gaji, sanksi itu diakibatkan permasalahan Persib dengan Daisuke Sato, saat kontrak pemain asal Jepang itu berakhir lebih cepat pada tahun 2023 lalu.

Sanksi FIFA ini memunculkan kekhawatiran dari kalangan Bobotoh Persib. Pengamat Persib, Indra Jaya, mengatakan manajemen harus segera bergerak cepat. "Ya, tentunya kita berharap hal ini bisa secepat selesai. Sebetulnya gak usah berlarut-larut lama," kata Indra kepada detikJabar, Sabtu (30/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indra menyayangkan manajemen Persib yang tidak mengantisipasi kejadian ini dari jauh-jauh hari. "Cuman yang jadi pertanyaan kenapa harus nunggu, sanksi itu keluar ya. Padahal kasus ini pernah mencuat ke permukaan. Tapi mungkin manajemen Persib melihat ada beberapa kesibukan lain sehingga terbengkalai mungkin gitu, kalau dari pandangan saya gitu. Tapi saya harap hal itu sebetulnya gak akan lama sih," ungkapnya.

Indra menyebut, sebagai fans Persib, dia dan Bobotoh lainnya pasti merasa cemas. Namun baginya, hal ini kembali lagi kepada manajemen untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

ADVERTISEMENT

"Karena terkait transfer, jadi dikhawatirkan Bobotoh tuh nanti adanya pembekuan atau pembatasan transfer dari FIFA. Tapi setelah tahu akan masalahnya, saya kira gak akan sejauh itu," ujarnya.

Indra yakin manajemen Persib dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat agar kecemasan Bobotoh berkurang. "Bobotoh jangan terlalu cemas karena kekhawatiran itu akan segera selesai jika Persib sendiri bisa bergerak cepat. Jadi sekarang memang kembali ke Persib itu sendiri, itu ya penanganan masalahnya," terangnya.

Sama halnya dengan Indra, Ramadhan juga khawatir jika Maung Bandung diberi sanksi berat. Bobotoh asal Cililin, KBB ini mengaku sedikit kesal karena berita ini muncul di tengah euforia Persib yang juara tiga kali berturut-turut.

"Sedih, marah, kesal, tapi gimana. Kenapa berita ini muncul di saat kita masih larut dalam euforia. Saya harap, manajemen bisa menyelesaikan ini," ujarnya.

"Kalau Persib tidak bisa melakukan transfer, yang dikhawatirkan pas main di Asia," tambahnya.

Ramadhan meminta manajemen segera bergerak cepat menyelesaikan masalah ini. "Bismillah, semoga cepat selesai permasalahannya," pungkasnya.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads