Euforia juara belum benar-benar usai di tanah Pasundan. Di Kabupaten Cianjur, kebanggaan itu menjelma menjadi lautan manusia yang turun ke jalan menyambut dua putra daerah yang baru saja mengantar Persib Bandung mencatat sejarah dengan meraih gelar Liga 1 tiga musim beruntun.
Kakang Rudianto dan Robi Darwis disambut bak pahlawan saat kembali ke kampung halaman, Selasa (26/5/2026). Ribuan Bobotoh memenuhi jalur penyambutan sejak perbatasan Cianjur-Kabupaten Bandung Barat hingga kawasan pusat kota.
Konvoi bertajuk "Mapag Jawara" itu menjadi momen yang membekas bagi kedua pemain lini belakang Maung Bandung tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kakang mengaku tak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar. Sejak memasuki wilayah Cianjur, kendaraan yang ditumpanginya terus dikawal ribuan pendukung yang memenuhi jalan.
"Ini konvoi pertama di Cianjur, dan tentu sanget berkesan. Terimakasih untuk semua pihak yang sudah mendukung dan memfasilitasi hingga kegiatan 'mapag jawara' ini terlaksana," ujar dia saat ditemui di Mapolres Cianjur, Selasa (26/5/2026).
Kebahagiaan itu bahkan membuat Kakang berharap momen serupa bisa kembali terulang di masa depan.
"Semoga Persib kembali juara dan konvoi ini dilaksanakan lagi," kata dia.
Harapan serupa disampaikan Robi Darwis. Baginya, penyambutan meriah tersebut menjadi kenangan yang ingin terus dipertahankan sebagai tradisi tahunan di Cianjur.
"Semoga kalau ada rezekinya Persib kembali juara dan konvoi ini jadi agenda tahunan," kata dia.
Sejak pagi, ribuan Bobotoh telah menunggu kedatangan kedua pemain di kawasan rest area Citarum yang menjadi titik awal penyambutan. Massa memadati jalan, menyalakan flare asap biru, bernyanyi, dan mengibarkan atribut kebanggaan Persib.
Arus lalu lintas sempat melambat karena besarnya antusiasme warga yang ingin menyaksikan langsung dua pemain kebanggaan mereka.
Kakang dan Robi kemudian diarak menggunakan kendaraan taktis Brimob menempuh perjalanan sekitar 28 kilometer menuju Mapolres Cianjur. Sepanjang perjalanan, nyanyian dukungan terus menggema. Tak hanya Bobotoh, warga yang berdiri di pinggir jalan ikut melambaikan tangan dan mengabadikan momen tersebut.
Suasana penyambutan semakin lengkap dengan kehadiran legenda Persib, Atep atau yang akrab dijuluki Lord Atep.
Menurutnya, atmosfer yang tercipta di Cianjur menjadi gambaran besarnya kecintaan masyarakat terhadap Persib sekaligus bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda.
"Tahun 2014 (saat Persib Juara musim 2014), tidak merasakan ini. Tapi sekarang atmosfernya luar biasa, kita sama-sama merasakan dukungan dari masyarakat. Semoga ini jadi motivasi dan membawa Persib kembali juara," pungkasnya.
Penyambutan itu bukan hanya selebrasi atas gelar juara, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan warga Cianjur terhadap dua putra daerah yang berhasil menorehkan prestasi di level tertinggi sepak bola nasional.
Dorong Penguatan Fasilitas Olahraga
Di samping melakukan konvoi juara, Kakang dan Robi juga menyampaikan harapannya untuk Cianjur. Robi secara terang-terangan berharap agar Bupati Cianjur menyediakan fasilitas olahraga untuk menunjang lahirnya atlet-atlet baru dari Cianjur.
"Tentu saya ingin titip pesan kepada Pak Bupati, semoga memberikan fasilitas olahraga yang mempuni untuk Cianjur," kata dia.
Robi menyebut dirinya, Kakang, dan Atep bisa meraih prestasi meskipun tanpa ditunjang fasilitas yang memadai.
"Saya, Kakang, dan a Atep berdiri tanpa fasilitas. Dengan adanya kami bawa Persib juara, tanpa dukungan kita bisa apalagi kalau ada dukungan pasti banyak pemain profesional yang muncul," kata dia.
Sementara itu, Kakang mengingatkan agar para atlet atau pesepak bola muda untuk terus giat berlatih tanpa lelah.
"Kuatkan mental, jangan mudah lelah, karena sukses keinginan kita serta keluarga. Oleh karena itu semangat, semangat, semangat," kata dia.
Di sisi lain, Anggota DPRD Cianjur Gofar Hendra Gunawan, mengatakan Kabupaten Cianjur memang belum memiliki fasilitas yang lengkap untuk pembinaan atlet, sehingga dirinya mendorong agar fasilitas olahraga segera disiapkan.
Dia juga mendorong adanya peningkatan kualitas dari klub lokal, salah satunya Perkesit Tjianjoer untuk wadah para pemain muda berkarir.
"Fasilitasnya segera disiapkan, club lokalnya diperhatikan. Supaya pembuangan atlet atau pesepak bola muda bisa maksimal, sehingga ke depan akan ada lagi Atep, Kakang, dan Robi berikutnya," kata dia.
Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu mengatakan Pemkab sangat menginginkan pembangunan fasilitas olahraga, salah satunya stadion sepakbola. Tetapi anggaran yang tersedia belum memadai.
"Kita masih fokus dulu ke pendidikan dan infrastruktur jalan. Setelah selesai, tentu saya juga ingin menyiapkan fasilitas olahraga yang memadai. Kami secepatnya selesaikan target pembangunan jalan dan pendidikan, kemudian fokus ke olahraga untuk prestasi," pungkasnya.
Simak Video "Video Persija Vs Persib: Adam Alis Pahlawan Kemenangan Maung Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)
