PSGC Ciamis mulai bergerak setelah memastikan tiket promosi ke Liga 2 atau Championship musim depan. Klub kebanggaan warga Tatar Galuh itu kini tengah menyiapkan berbagai kebutuhan agar bisa bersaing di kasta kedua sepak bola nasional.
Salah satu syarat utama yang sudah dipenuhi PSGC adalah menyerahkan dana deposit kepada operator liga. Deposit tersebut menjadi aturan baru yang wajib dipenuhi klub peserta Championship sebagai bentuk jaminan operasional klub.
CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, regulasi Championship musim ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu saat PSGC masih tampil di kompetisi tersebut.
"Sekarang aturannya berbeda. Dulu waktu PSGC main di Liga 2 belum ada kewajiban deposit. Sekarang klub wajib menyiapkan deposit sebagai jaminan kalau misalnya ada keterlambatan pembayaran gaji pemain, hotel, katering, atau operasional lainnya," ujar Herdiat, Senin (25/5/2026).
Menurut Herdiat, dana deposit itu nantinya bisa langsung dipotong oleh operator kompetisi jika ada kewajiban klub yang tidak terpenuhi. "Jadi sistemnya lebih ketat. Kalau ada tunggakan yang merugikan pihak lain, langsung dipotong dari deposit tersebut," jelasnya.
Herdiat mengungkapkan, kebutuhan deposit PSGC sudah ditangani oleh salah satu sponsor utama. Ia menyebut RSOP melalui Haji dr. Imam siap membantu penuh untuk kebutuhan tersebut.
"Alhamdulillah untuk deposit sudah beres. Satu sponsor, yaitu RSOP, siap membantu sepenuhnya. Tinggal sekarang bagaimana menyiapkan biaya operasional lainnya," ucapnya.
(orb/orb)