Bandung Membiru Rayakan Juara, Bobotoh: Bangga Punya Persib!

Bandung Membiru Rayakan Juara, Bobotoh: Bangga Punya Persib!

Firyal Hanan Maulida - detikJabar
Sabtu, 23 Mei 2026 19:10 WIB
Bobotoh rayakan pesta juara di Kota Bandung.
Bobotoh rayakan pesta juara di Kota Bandung. (Foto: Firyal Hanan Maulida)
Bandung -

Suara knalpot motor menderu-deru, bersahutan dengan klakson dan yel-yel kemenangan di sepanjang jalan Kota Bandung. Malam ini, atmosfer kota tidak seperti biasanya. Ada gairah yang meletup-letup, sebuah perayaan yang spontan tumpah ke jalanan sesaat setelah peluit panjang pertandingan berakhir. Persib Bandung kembali membawa pulang kebanggaan ke Tanah Pasundan.

Di tengah kemeriahan dan kepulan asap kendaraan di sekitar Tamansari, dua orang perempuan tampak berdiri di antara kerumunan. Mereka adalah Rini (28) dan Hilda (23). Wajah keduanya masih memancarkan sisa-sisa ketegangan sekaligus euforia yang campur aduk setelah menyaksikan laga penting tim kesayangan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Rini dan Hilda, pertandingan hari itu benar-benar menguras emosi. Jalannya laga yang sengit membuat jantung para pendukung serasa berhenti berdetak di beberapa momen penting, terutama saat serangan demi serangan hampir membuahkan gol. Ketika diingat kembali bagaimana rasanya menonton jalannya pertandingan yang dipenuhi peluang emas tersebut, keduanya kompak berseru gembira.

"Gemas banget ya! Gemas," ungkap mereka sambil tertawa lepas.

ADVERTISEMENT

Rini menceritakan bahwa di tengah kesibukan hari itu, mereka tidak menyaksikan pertandingan lewat layar besar di stadion atau videotron, melainkan dari layar ponsel di sela-sela aktivitas.

"Nonton di HP, karena sambil kerja," tambah Rini saat ditemui oleh detikJabar, Sabtu (23/5/2026).

Begitu laga usai dan kemenangan dipastikan, jalanan Bandung langsung berubah menjadi lautan biru. Rencana setelah menonton pun berbeda bagi kedua perempuan ini. Saat ditanya apakah mereka akan langsung pulang ke rumah atau ikut meramaikan jalanan, mereka memberikan jawaban yang kontras namun kompak.

"Satu pulang, satu konvoi!" ucap mereka.

Fenomena konvoi juara memang selalu menjadi bumbu yang tidak terpisahkan setiap kali Persib meraih hasil maksimal. Namun, kehadiran ratusan hingga ribuan motor yang turun ke jalan tentu menimbulkan respons yang beragam dari warga kota sendiri.

Rini mengaku ada perasaan campur aduk antara ikut bahagia dan sedikit khawatir saat melihat keriuhan di jalanan.

"Rasanya deg-deg an sih ya, senang ikut merayakan. Tapi sebenarnya agak mengganggu juga, karena kan enggak semua orang pengen konvoi ya, pengen ikut konvoi gitu," ungkap Rini.

Hilda pun mengiyakan hal tersebut. Baginya, ada rasa senang tetapi juga tidak bisa dipungkiri ada pula rasa waswas yang menyertai ketika harus berbagi jalan di tengah kepungan konvoi kendaraan.

"Senang juga, cuman ya gitu takut, ada takut. Tapi, tapi lebih banyak senangnya sih, iya bener," akui Hilda saat berbincang dengan detikJabar.

Meski merasakan kesenangan yang luar biasa hari itu, baik Rini maupun Hilda mengaku bahwa mereka sendiri belum pernah benar-benar turun ke jalan sebagai peserta konvoi aktif yang mengendarai motor.

Bagi mereka, merayakan dari tepi jalan atau menyaksikan kemeriahan tersebut sudah lebih dari cukup. Fenomena konvoi seperti ini pun dirasa jauh lebih ramai jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Riuhnya jalanan dan kemacetan yang terjadi malam ini tidak melunturkan rasa cinta mereka terhadap kota dan tim sepak bolanya. Harapan besar digantungkan untuk masa depan Persib Bandung agar kemenangan ini bisa terus dipertahankan di masa-masa yang akan datang.

"Harus terus juara sih ya, terus menang. Enggak apa-apa deh ramai kayak gini ya, sesekali juga bikin macet tapi enggak apa-apa sih terus juara aja," harap Rini.

Gemuruh di jalanan kota Bandung bukan sekadar tentang perayaan sepak bola biasa, melainkan tentang identitas dan kebanggaan yang mengakar kuat di dalam sanubari warganya. Menutup perbincangan malam di tengah kebisingan kota, Hilda mengungkapkan rasa bangganya yang mendalam sebagai warga Bandung.

"Bangga banget soalnya jadi orang Bandung punya Persib yang selalu juara," pungkas Hilda yang langsung ditutup dengan anggukan setuju dari Rini.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads