Jagat media sosial di kalangan Bobotoh tengah dihebohkan oleh beredarnya unggahan bermuatan konten tak pantas yang memanipulasi visual Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar.
Dalam tangkapan layar yang beredar, salah satu akun Facebook mengunggah hasil edit foto yang dianggap menghina dan tidak pantas terhadap sosok yang selama puluhan tahun identik dengan perjalanan Persib tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unggahan itu langsung memicu reaksi keras dari Bobotoh. Salah satu yang angkat bicara adalah Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, yang juga merupakan putra dari Umuh Muchtar.
Erwan meminta aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengusut dan mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas unggahan tersebut.
"Saya berharap pihak kepolisian bergerak cepat dengan menangkap pelaku tersebut. Apakah betul anak tersebut yang membuat komentar itu atau medsosnya di-hack oleh orang lain?," kata Erwan saat diwawancarai detikJabar, Kamis (21/5/2026).
Menurut Erwan, kasus ini perlu ditelusuri secara menyeluruh karena ada kemungkinan akun yang digunakan bukan dijalankan langsung oleh pemiliknya. Namun, jika memang unggahan tersebut dibuat secara sadar, ia menilai tindakan itu sudah melampaui batas.
"Karena saya melihat dia anggota salah satu Bobotoh di Jawa Barat. Tapi kenapa berkomentar seperti itu? Ini menjadi pertanyaan besar bagi kita semua," ujarnya.
Erwan menegaskan, persoalan ini bukan sekadar perbedaan pendapat atau kritik di ruang publik. Baginya, penghinaan yang menyerang secara personal dengan manipulasi visual tidak bisa dibenarkan.
"Saya berharap ini bisa diusut tuntas karena penghinaan ini sudah sangat di luar batas kewajaran," tegasnya.
Sebagai anak dari Umuh Muchtar, sekaligus warga Jawa Barat dan bagian dari keluarga besar Bobotoh, Erwan mengaku tidak bisa menerima unggahan tersebut.
"Saya juga sebagai warga Jawa Barat, sebagai Bobotoh, apalagi saya sebagai anak dari Pak Haji Umuh, sangat tidak terima dengan postingan itu," katanya.
Di sisi lain, Erwan juga mengingatkan Bobotoh untuk tetap bijak menggunakan media sosial dan tidak terjebak dalam konten yang memecah suasana menjelang momen penting bagi Persib yang selangkah lagi meraih gelar juara Super League 2025/2026.
"Kepada bobotoh harus bijak bermedsos. Lebih baik sekarang kita fokus sajalah untuk Persib," tutup Erwan.
(bba/sud)
