Di bawah bayang-bayang arsitektur kolonial yang magis, sebuah struktur modern yang melintang di atasnya, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia Afrika tengah bersiap mencatat sejarah baru.
Bukan sekadar untuk estetika harian, melainkan sebagai panggung utama menyambut perayaan besar yang dinantikan warga Jawa Barat. Suasana di sekitar JPO tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah petugas sibuk memangkas dahan-dahan pohon yang mulai rimbun dan menutupi pandangan ke arah jembatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para pekerja di lapangan, pemangkasan ini merupakan langkah awal dari rangkaian persiapan besar menyambut acara seremoni yang akan berpusat di area tersebut.
"Hari ini kami fokus pada pemangkasan pohon di tiga titik, mulai dari area sekitar OCBC hingga ke arah depan sini," ujar Rito, Koordinator Lapangan Dishub Bandung.
Langkah ini dirasa penting agar visualisasi JPO dan area balkonnya tidak terhalang saat puncak acara nanti.
Selain pemangkasan pohon, perbaikan fasilitas fisik JPO juga terus dikebut. Salah satu fokus utama adalah pengecatan ulang zebra cross di jalur bolak-balik yang sedang diperbarui.
Namun, daya tarik dari persiapan ini terletak pada area atas JPO. Bagian balkon jembatan yang menghadap langsung ke arah jalanan Asia Afrika diproyeksikan akan menjadi tempat utama atau buffer area untuk seremoni angkat piala.
"Kemungkinan besar konsepnya nanti di bagian balkon atas itu akan dipasang kaca penutup yang bisa dibuka-tutup tangga naik juga disiapkan untuk akses ke atas," tambahnya.
Nantinya, area balkon tersebut juga akan dihiasi dengan banner besar. Meski desain dan konsep visual banner masih dirahasiakan oleh pihak manajemen dan panitia, kehadiran dekorasi ini dipastikan akan menambah atmosfer juara di kawasan bersejarah tersebut. JPO Asia Afrika dalam hal ini berfungsi penuh sebagai penyedia fasilitas utama untuk menyukseskan momen selebrasi tersebut.
Menyongsong Hari Jumat yang Dinanti
Walaupun persiapan fisik seperti pemangkasan pohon dan pengecatan sudah berjalan, detail resmi mengenai susunan acara, rute arak-arakan secara mendalam, serta regulasi teknis masih disimpan rapat oleh pihak panitia dan manajemen Persib. Warga dan pihak logistik di lapangan memperkirakan bahwa seluruh persiapan matang dari manajemen baru akan terlihat jelas pada hari Jumat mendatang.
"Info yang kami terima, persiapan intensif dari manajemen baru akan dimulai hari Jumat. Mulai dari koordinasi dengan pihak kepolisian (Polrestabes) hingga dinas-dinas terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengatur arus lalu lintas dan pengamanan rute," ujarnya.
Bagi masyarakat Bandung, JPO Asia Afrika bukan sekadar tempat menyeberang, melainkan saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah kota. Dan dalam beberapa hari ke depan, jembatan ini siap mencatatkan sejarah baru, menjadi saksi kebahagiaan ribuan Bobotoh yang menyambut di bawahnya, menengadah ke atas melihat piala kemenangan Persib Bandung kembali didekap di Bumi Pasundan.
(orb/orb)
