Persib Butuh Imbang, Tapi Persijap Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Persib Butuh Imbang, Tapi Persijap Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Bima Bagaskara - detikJabar
Rabu, 20 Mei 2026 14:43 WIB
Selebrasi para pemain Persib usai Patricio Matricardi mencetak gol ke gawang PSIM.
Persib. Foto: Dok. Persib Bandung
Bandung -

Persijap Jepara akan menjadi lawan terakhir Persib Bandung dalam perjalanan Super League 2025/2026. Pertandingan pamungkas itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.

Laga ini menjadi pertandingan paling menentukan bagi Maung Bandung. Persib hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan diri menjadi juara Super League sekaligus mencatat sejarah sebagai tim pertama yang meraih gelar liga tiga kali beruntun di era Liga Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atmosfer optimisme kini mulai menyelimuti Bandung. Tiket pertandingan sudah ludes terjual, Bobotoh bersiap memenuhi GBLA, dan rencana pawai juara pun sudah disusun.

Namun di tengah euforia tersebut, Persib diingatkan untuk tidak lengah. Sebab Persijap bukan lawan yang bisa dianggap remeh.

ADVERTISEMENT

Laskar Kalinyamat justru menjadi satu dari sedikit tim yang mampu menaklukkan Persib musim ini. Pada putaran pertama lalu, Maung Bandung dipaksa menyerah 1-2 saat bertandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

Tak hanya itu, tim asuhan Mario Lemos juga baru saja menahan imbang Borneo FC Samarinda tanpa gol. Hasil tersebut ikut membuka jalan Persib menuju tangga juara.

Kini Persijap berada di posisi ke-13 klasemen dengan 35 poin dan dipastikan aman bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Situasi itu membuat Persijap diprediksi tampil lepas tanpa tekanan saat menghadapi Persib di GBLA.

Bek Persib Julio Cesar menegaskan timnya tak ingin kembali mengulang kesalahan seperti pada pertemuan pertama di Jepara.

"Sekarang ini adalah pertandingan terakhir. Kami harus menang. Kami kalah di sana (Jepara) dan kami harus menang di rumah kita sendiri," kata Julio Cesar, Rabu (20/5/2026).

"Kami harus menaruh hormat pada tim tersebut dan memberikan segalanya untuk meraih kemenangan di pertandingan ini," sambungnya.

Julio juga memahami besarnya antusiasme Bobotoh yang sudah ingin merayakan gelar juara. Namun menurutnya, Persib harus lebih dulu menyelesaikan tugas di atas lapangan.

"Saya tahu semua Bobotoh sekarang ingin menjadi juara, dan tapi kami harus fokus pada pertandingan, kami harus melewati pertandingan ini," ucapnya.

Ia kembali mengingatkan bahwa kekalahan di Jepara menjadi pelajaran penting yang tak boleh terulang. Karena itu, tim kata dia menaruh fokus penuh untuk pertandingan Sabtu sore nanti.

"Seperti yang anda katakan, kami kalah di sana, anda harus fokus, harus konsentrasi sekarang untuk memenangkan pertandingan ini," tegas Julio Cesar.

Hal serupa juga disampaikan Eliano Reijnders. Baginya, pertandingan melawan Persijap seperti laga final yang harus dimenangkan sebelum Persib dan Bobotoh benar-benar bisa merayakan pesta juara.

"Seperti pertandingan final yang besar. Kami harus menang, dan setelah itu kami bisa merayakannya bersama Bobotoh. Tapi pertama-tama, kami harus menang," katanya.

Untuk mencapai titik akhir dan mengangkat trofi juara, Eliano meminta Bobotoh memenuhi stadion dan memberikan dukungan terbaik sepanjang pertandingan.

"Mereka tim yang bagus, saya rasa kalau tidak salah mereka banyak meraih kemenangan di putaran kedua. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Tapi saya berharap Bobotoh akan mendukung kami, dan kami membutuhkan mereka," pungkasnya.

(bba/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads