Harapan Southampton untuk kembali ke Premier League musim depan terancam sirna. Klub berjuluk The Saints itu dijatuhi sanksi berat berupa pencoretan dari final playoff Championship setelah dinyatakan melanggar aturan terkait aktivitas pengintaian terhadap lawan.
Berdasarkan laporan English Football League (EFL) yang dilansir dari detikSport, Selasa (20/5) waktu setempat, Southampton terbukti melakukan pelanggaran dengan merekam sesi latihan klub lawan tanpa izin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelidikan EFL menemukan praktik tersebut dilakukan sebanyak tiga kali sepanjang musim. Aktivitas pengamatan itu disebut terjadi menjelang pertandingan menghadapi Oxford United pada Desember 2025, Ipswich Town pada April 2026, dan terakhir terhadap Middlesbrough FC pada Mei 2026.
Kasus terakhir menjadi sorotan karena Middlesbrough merupakan lawan yang disingkirkan Southampton pada semifinal playoff Championship, 13 Mei lalu. Dalam duel tersebut, Southampton lolos ke partai puncak usai menang agregat 1-0 melalui perpanjangan waktu di leg kedua.
Setelah pertandingan, Middlesbrough mengajukan protes resmi kepada EFL. Liga kemudian melakukan penyelidikan dan menyatakan Southampton bersalah.
EFL memiliki aturan yang melarang setiap klub melakukan pengamatan terhadap sesi latihan tim lawan dalam periode 72 jam sebelum pertandingan.
Sebagai konsekuensi, Southampton dijatuhi sanksi diskualifikasi dari final playoff Championship. Posisi mereka kini digantikan oleh Middlesbrough yang akan menghadapi Hull City AFC pada final yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (23/5) malam WIB.
Tak hanya kehilangan kesempatan promosi, Southampton juga mendapat hukuman tambahan berupa pengurangan empat poin yang akan berlaku pada kompetisi Championship musim depan.
Meski demikian, Southampton masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding hingga Rabu (20/5) waktu setempat. Hasil proses banding tersebut akan menentukan apakah sanksi diskualifikasi tetap diberlakukan atau berubah.
Musim ini, Southampton menutup kompetisi di posisi keempat klasemen Championship setelah terdegradasi dari Premier League pada musim sebelumnya.
Artikel ini sudah tayang di detikSport
(mrp/dir)
