Ribuan petugas keamanan dikerahkan Polda Jabar dalam laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara yang akan digelar Sabtu (23/5/2026) mendatang di Stadion GBLA, Kota Bandung.
Karo Ops Polda Jawa Barat Kombes Pol La Ode Aries El Fathar mengatakan jumlah personel yang disiapkan lebih dari 2.000 orang. Petugas tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah melaksanakan rapat koordinasi bersama dengan Kodam III/Siliwangi, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, pihak manajemen Persib, serta unsur suporter Bobotoh, yang juga dihadiri oleh Kapolres dan jajaran PJU," kata Aries di Mapolrestabes Bandung, Selasa (19/5/2026).
Pengamanan ketat akan diterapkan petugas melalui penyekatan di beberapa titik. Menurut Aries, terdapat empat ring penyekatan di area Stadion GBLA. Nantinya, petugas akan mengecek barang bawaan Bobotoh, seperti tiket, serta mengantisipasi barang berbahaya.
"Seluruh pengamanan dilakukan demi menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Penonton diminta mematuhi seluruh aturan yang berlaku baik di dalam maupun di luar stadion," ujarnya.
Aries juga mengingatkan Bobotoh agar tidak membawa flare, kembang api, hingga minuman kemasan botol dan kaleng ke area tribun. Aturan tersebut disebut mengikuti regulasi FIFA yang berlaku dalam pertandingan sepak bola.
"Sesuai dengan aturan FIFA, penonton dilarang keras membawa barang-barang berbahaya ke dalam tribun seperti flare atau kembang api, serta dilarang membawa minuman dalam kemasan botol plastik maupun kaleng karena dapat mengganggu jalannya pertandingan," ungkapnya.
Untuk pengamanan, polisi menerapkan pola empat ring mulai dari area terluar hingga ke tribun stadion. Setiap penonton yang masuk akan melalui pemeriksaan ketat dan proses clearing berlapis. Polisi juga akan mencabut hak menonton bagi suporter yang kedapatan membawa benda berbahaya atau datang dalam kondisi mabuk.
"Kami sudah bersepakat dengan panitia pelaksana dan pihak Bobotoh bahwa jika ditemukan penonton yang dalam pengaruh minuman keras atau membawa barang berbahaya seperti flare dan benda-benda yang bisa dilempar, maka kami akan mengambil tindakan tegas berupa pencabutan hak nonton," ujarnya.
Aries mengimbau Bobotoh untuk mengikuti aturan dan tidak memaksakan diri datang ke stadion jika tidak memiliki tiket.
"Kami imbau untuk tidak memaksakan diri datang ke stadion apabila tidak memiliki tiket. Kami menyarankan agar Bobotoh tak bertiket untuk mengikuti nobar yang disiapkan oleh pemerintah," pungkasnya.
(iqk/iqk)
