Kabar mengejutkan datang dari jagat sepakbola Inggris. Manajer jenius, Pep Guardiola, dilaporkan bakal meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026 ini. Meski belum ada rilis resmi dari pihak klub, para penggawa The Citizens dikabarkan sudah mengetahui rencana tersebut dan mulai bersiap kehilangan sang nakhoda.
Secara administratif, kontrak Pep Guardiola di Etihad Stadium sebenarnya baru akan kedaluwarsa pada musim panas 2027, atau sekitar semusim lagi. Namun, embusan kabar kepergiannya justru makin kencang dan diprediksi bakal terjadi lebih cepat di akhir musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari detikSport yang melansir laporan BBC, manajemen Manchester City kabarnya sudah mulai pasrah dan bersiap ditinggal Pep. Kondisi serupa juga terjadi di ruang ganti, para pemain dilaporkan sudah mengendus rencana kepergian sang manajer. Bahkan, beberapa staf kepercayaan Guardiola disebut-sebut sudah mulai berkemas lebih awal.
Meski diterpa isu miring soal masa depan manajer mereka, Kevin De Bruyne dkk diklaim tetap menjaga fokus total di atas lapangan. Mereka enggan terdistraksi demi menjaga asa dalam perburuan gelar juara Liga Inggris yang kian memanas.
Ujian terdekat City adalah laga krusial kontra Bournemouth pada Rabu (19/5) pukul 01.30 WIB. Saat ini, City mengoleksi 77 poin dari 36 laga, membayangi Arsenal di puncak klasemen yang sudah mengantongi 82 poin dari 37 laga.
Kemenangan menjadi harga mati bagi City. Jika mereka sampai terpeleset dengan hasil imbang atau kalah, maka trofi juara Liga Inggris dipastikan bakal terbang ke London Utara, jatuh ke pelukan sang rival, Arsenal.
Pep Guardiola sendiri telah menjadi nyawa bagi Manchester City sejak kedatangannya pada tahun 2016. Selama masa baktinya, ia sukses menyumbangkan total 17 gelar juara, termasuk enam trofi Premier League dan satu trofi Liga Champions yang sangat prestisius.
Artikel ini telah tayang di detikSport
(aff/orb)
