Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota mengeluarkan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta panduan lalu lintas menjelang laga krusial antara PSM Makassar melawan Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League Indonesia 2025/2026, Minggu (17/5/2026) malam.
Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB ini diprediksi akan memicu antusiasme tinggi dari para pendukung Persib Bandung (Bobotoh) di wilayah Sukabumi Kota untuk menggelar nonton bareng (nobar).
Kapolres Sukabumi Kota melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli mengimbau agar seluruh masyarakat, khususnya para Bobotoh, tetap menjaga kondusivitas selama sebelum dan sesudah pertandingan berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengimbau kepada seluruh pencinta sepak bola dan rekan-rekan Bobotoh di Sukabumi Kota untuk mendukung tim kebanggaannya dengan tertib. Rivalitas hanya di atas lapangan selama 90 menit, selebihnya kita semua adalah saudara," ujar Ade kepada detikJabar, Minggu (17/5/2026).
Untuk mengantisipasi adanya pergerakan massa atau konvoi di jalan raya, Satlantas Polres Sukabumi Kota menegaskan beberapa poin penting demi keselamatan bersama yaitu hormati pengguna jalan, patuhi tata tertib, dan utamakan keselamatan.
"Dilarang melakukan konvoi yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, wajib menggunakan helm SNI, tidak berboncengan lebih dari dua orang (tidak cenglu), dan dilarang keras menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar (brong). Berkendaralah dengan wajar dan tidak ugal-ugalan di jalan raya," katanya.
Selain imbauan tertib berkendara, Sat Lantas Polres Sukabumi Kota juga menyiapkan skema pengalihan arus jika terjadi kepadatan lalu lintas saat perayaan kemenangan Bobotoh. Rekayasa lalu lintas ini mulai diberlakukan pada 17 Mei 2026 pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai, sesuai dengan arahan petugas di lapangan.
Bagi warga Sukabumi yang ingin menghindari kemacetan, disarankan untuk tidak melintasi 5 ruas jalan protokol di antaranya Jalan Siliwangi, Jalan Suryakencana, Jalan Syamsudin, SH, Jalan RE Martadinata dan Jalan Ahmad Yani.
"Bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak, kami sarankan untuk menggunakan jalur alternatif atau menunda perjalanan di sekitar jam-jam tersebut. Silakan patuhi arahan petugas kami yang bersiaga di lapangan demi keamanan dan ketertiban bersama," pungkas Ade.
(yum/yum)
