Sikap Israel Usai Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina

Soccer Update

Sikap Israel Usai Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina

Tim detikSport - detikJabar
Jumat, 15 Mei 2026 14:00 WIB
Lamine Yamal
Lamine Yamal (Foto: Dok. Reuters | Instagram @hsmramy)
Jakarta -

Aksi pemain muda Lamine Yamal yang membawa bendera Palestina saat parade juara FC Barcelona menuai sorotan dan kecaman dari pihak Israel. Pemain berusia 18 tahun itu dinilai memicu kebencian melalui aksinya dalam perayaan gelar klub asal Catalunya tersebut.

Barcelona menggelar parade juara Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol dengan berkeliling Kota Barcelona pada Senin (11/5/2026). Dalam perayaan itu, sebagaimana dilansir dari detikSport, Yamal terlihat mengibarkan bendera Palestina dari atas bus terbuka yang ditumpangi para pemain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain Timnas Spanyol tersebut tampak percaya diri memegang tongkat bendera Palestina yang berkibar sepanjang parade. Momen itu juga diunggah Yamal melalui akun media sosial pribadinya.

Aksi Yamal kemudian mendapat perhatian dari pelatih Barcelona, Hansi Flick. Flick mengaku tidak menyukai tindakan tersebut dan menegaskan bahwa keputusan membawa bendera Palestina merupakan inisiatif pribadi sang pemain.

ADVERTISEMENT

Kecaman juga datang dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Ia menilai tindakan Yamal sama dengan memberikan dukungan terhadap aksi terorisme yang dilakukan Hamas, kelompok militan Palestina yang menyerang warga sipil Israel pada 7 Oktober 2023 dan memicu perang di kawasan tersebut.

"Lamine Yamal memilih untuk menghasut melawan Israel dan memicu kebencian sementara tentara kami sedang memerangi organisasi teroris Hamas, yang membantai, memperkosa, membakar, dan membunuh anak-anak, perempuan, serta orang tua Yahudi pada 7 Oktober," tulis Israel Katz melalui akun X miliknya, Kamis (14/5).

"Sebagai Menteri Pertahanan Negara Israel, saya tidak akan tinggal diam menghadapi hasutan terhadap Israel dan terhadap orang Yahudi," lanjutnya.

Israel Katz juga meminta Barcelona untuk menolak tindakan yang dilakukan Yamal. Ia berharap klub berjuluk Los Cules itu turut menentang segala bentuk dukungan terhadap terorisme.

Di sisi lain, aksi Yamal mendapat respons positif dari warga Palestina. Sejumlah warga disebut mengapresiasi keberpihakan pemain muda tersebut terhadap Palestina. Bahkan, mural bergambar Yamal yang membawa bendera Palestina dilukis di dinding kamp pengungsi Gaza.

Artikel ini sudah tayang di detikSport



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads