Persaingan perebutan gelar juara Super League 2025/2026 semakin panas menjelang akhir musim. Hingga pekan ke-32, dua tim teratas yakni Persib Bandung dan Borneo FC masih bersaing ketat untuk menjadi kampiun musim ini.
Kedua tim sama-sama mengoleksi 75 poin dari total 32 pertandingan. Namun, Persib Bandung untuk sementara berhak menempati posisi puncak klasemen karena unggul head-to-head atas Pesut Etam.
Situasi tersebut membuat dua laga tersisa musim ini menjadi penentu nasib kedua tim. Persib dan Borneo FC dituntut tampil sempurna apabila ingin memastikan trofi juara Super League 2025/2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persib Menang Dramatis atas Persija
Pekan ke-32 menghadirkan laga sarat gengsi saat Persib menghadapi rival abadinya, Persija Jakarta. Duel panas tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).
Meski bermain di kandang "usiran" Persija, Maung Bandung mampu tampil impresif dan membawa pulang kemenangan 2-1. Gelandang Adam Alis menjadi bintang lapangan lewat dua gol yang sukses membawa Persib mengamankan tiga poin penting.
Kemenangan tersebut membuat peluang Persib untuk meraih gelar juara tetap terbuka lebar hingga akhir musim.
Borneo FC Bangkit dan Tempel Ketat Persib
Sehari setelah kemenangan Persib, Borneo FC juga meraih hasil dramatis saat bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (11/5/2026).
Pesut Etam sempat tertinggal lebih dulu. Namun, tim asuhan Fabio Lefundes berhasil bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2.
Gol-gol kemenangan Borneo FC dicetak Mariano Peralta yang memborong dua gol, serta Juan Villa. Hasil tersebut membuat persaingan juara semakin sengit karena kedua tim kini memiliki poin identik.
Borneo FC Dinilai Lebih Diuntungkan
Jika melihat sisa pertandingan, Borneo FC dinilai memiliki jadwal yang sedikit lebih ringan dibanding Persib.
Pada pekan ke-33, Borneo FC akan menghadapi Persijap Jepara di laga tandang. Persijap diketahui sudah memastikan bertahan di Super League musim depan sehingga tidak lagi memiliki tekanan besar.
Selain itu, pada pertemuan pertama musim ini, Borneo FC sukses menundukkan Persijap dengan skor meyakinkan 3-1 pada 24 Agustus 2025.
Setelah itu, Pesut Etam akan menjalani laga kandang menghadapi Malut United pada pekan terakhir. Performa Malut United yang belakangan kurang konsisten bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Borneo FC.
Persib Hadapi Tantangan Berat
Di sisi lain, Persib masih harus menjalani laga sulit saat bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada pekan ke-33.
Meski PSM sudah aman dari ancaman degradasi, tim berjuluk Juku Eja diprediksi tetap ingin menutup laga kandang terakhir musim ini dengan hasil positif di depan pendukung sendiri.
Apabila mampu melewati ujian berat di Sulawesi Selatan, Persib berpeluang besar mengunci gelar juara karena pada pekan terakhir mereka hanya akan menghadapi Persijap Jepara di kandang sendiri.
Persaingan Juara Jadi yang Paling Ketat
Persaingan Persib dan Borneo FC hingga pekan terakhir menjadikan musim Super League 2025/2026 sebagai salah satu musim paling kompetitif dalam era Liga 1 sejak 2017.
Situasi serupa pernah terjadi pada musim 2017 dan 2018. Saat itu, gelar juara baru dipastikan pada pekan terakhir kompetisi.
Pada Liga 1 2017, Bhayangkara FC keluar sebagai juara meski memiliki poin yang sama dengan Bali United karena unggul head-to-head.
Sementara pada musim 2018, Persija Jakarta berhasil merebut gelar juara dengan keunggulan satu poin atas PSM Makassar.
Jadwal Sisa Persib dan Borneo FC
Berikut jadwal lengkap dua pertandingan tersisa Persib Bandung dan Borneo FC di Super League 2025/2026:
Pekan ke-33 - 17 Mei 2026
19.00 WIB: Persijap Jepara vs Borneo FC
19.00 WIB: PSM Makassar vs Persib Bandung
Pekan ke-34 - 23 Mei 2026
16.00 WIB: Borneo FC vs Malut United
16.00 WIB: Persib Bandung vs Persijap Jepara
(tya/tya)
