Situasi di ruang ganti Real Madrid dilaporkan memanas jelang laga El Clasico. Dua gelandang andalan Los Blancos, Federico Valverde dan AurΓ©lien Tchouameni, disebut terlibat keributan dalam sesi latihan tim, Kamis (6/5) waktu setempat.
Melansir detikSport, laporan Marca menyebut ketegangan antara keduanya sudah terlihat sejak sesi latihan pagi. Valverde dan Tchouameni sempat terlibat adu argumen sengit di lapangan latihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah situasi mereda, ketegangan disebut kembali muncul dalam sesi permainan internal tim. Menurut laporan tersebut, Valverde dianggap bermain terlalu keras terhadap Tchouameni, yang kemudian memicu emosi gelandang asal Prancis itu.
Keributan dikabarkan memuncak di ruang ganti. Dalam laporan yang sama, Tchouameni disebut sempat memukul Valverde hingga pemain asal Uruguay itu mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapat penanganan medis.
Beberapa pemain Madrid dilaporkan turun tangan untuk melerai insiden tersebut. Setelah situasi kondusif, manajemen klub langsung menggelar rapat darurat yang dipimpin CEO klub, JosΓ© Γngel SΓ‘nchez.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Madrid menghadapi Barcelona di Camp Nou dalam laga El Clasico yang krusial bagi persaingan gelar LaLiga.
Madrid berada dalam tekanan besar. Hasil imbang atau kekalahan berpotensi membuat Barcelona mengunci gelar juara lebih cepat karena unggul 11 poin hingga pekan ke-34. Jika gagal di LaLiga, Madrid dipastikan mengakhiri musim tanpa trofi setelah tersingkir dari Liga Champions UEFA dan Copa del Rey.
Valverde Bantah Dipukul
Di tengah kabar yang beredar, Valverde akhirnya memberikan klarifikasi. Ia membantah mengalami cedera akibat dipukul rekan setimnya.
"Kemarin, saya sempat ribut dengan salah satu rekan setim saat sesi gim di latihan, situasi ini ada sebagai efek kelelahan serta rasa frustrasi karena kompetisi, sehingga semuanya dilebih-lebihkan," ujar Valverde kepada ESPN.
Pemain asal Uruguay itu menjelaskan luka di kepalanya terjadi karena insiden tidak sengaja saat berdebat.
"Hari ini kami latihan lagi. Saat berdebat, saya tidak sengaja menghantam meja, sehingga ada sedikit luka di jidat saya yang memerlukan tindakan di rumah sakit," ujarnya.
"Saya bukan dipukul rekan setim saya, dan dia juga tidak memukul saya. Meski saya tahu kalian lebih gampang percaya kalau kami memang berantem atau dia sengaja memukul saya, tidak seperti itu kok," katanya menambahkan.
"Saya minta maaf atas situasi yang terjadi. Itu membuat saya sedih. Menyakitkan melihat apa yang kami alami saat ini."
Meski demikian, cedera di kepala tersebut membuat Valverde diperkirakan harus menepi selama sekitar dua pekan dan berpotensi absen dalam El Clasico akhir pekan ini.
Artikel ini sudah tayang di detikSport
(yna/dir)
