Alasan Keamanan, Laga Persija Vs Persib Digelar di Samarinda

Alasan Keamanan, Laga Persija Vs Persib Digelar di Samarinda

Taufiq Syarifudin - detikJabar
Rabu, 06 Mei 2026 14:27 WIB
Ramon Tanque dan skuat Persib Bandung berlatih di Stadion GBLA, Kota Bandung
Ramon Tanque dan skuat Persib Bandung berlatih di Stadion GBLA, Kota Bandung. (Foto: Muhammad Satria/detikJabar)
Jakarta -

Pertandingan dengan tensi tinggi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dipastikan mengalami perubahan lokasi. Laga yang semula dijadwalkan berlangsung di Jakarta kini resmi dipindahkan ke Samarinda, Kalimantan Timur.

Keputusan ini diambil setelah melalui proses koordinasi intensif antara pihak penyelenggara liga dengan Kepolisian Republik Indonesia di Mabes Polri pada Rabu (6/5/2026). Pihak otoritas liga menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjamin keamanan dan kelancaran jalannya pertandingan.

Keputusan Pemindahan Lokasi Pertandingan

Direktur Utama I League, Ferry Paulus, mengonfirmasi secara resmi bahwa laga bertajuk "El Clasico Indonesia" ini akan mencari tempat baru di luar pulau Jawa. Berikut adalah poin-poin utama terkait keputusan tersebut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Lokasi Baru: Pertandingan akan diselenggarakan di Samarinda, Kalimantan Timur.
  • Waktu Kick-off: Meskipun lokasi berubah, jadwal pertandingan tidak mengalami pergeseran waktu.

"Sehingga Liga memutuskan untuk digelar di Kalimantan Timur, ya, di Samarinda tepatnya. Waktunya sama, tanggal 10, jamnya tetap 15.30," kata Ferry Paulus usai koordinasi di Mabes Polri, Rabu (6/4/2026), sebagaimana dilansir detikNews (baca selengkapnya di sini).

Faktor Keamanan dan Situasi di Jakarta

Alasan utama di balik batalnya pertandingan ini digelar di Ibu Kota berkaitan erat dengan penilaian risiko keamanan oleh pihak kepolisian. Jakarta dinilai masih dalam situasi yang rawan untuk menggelar acara berskala besar dengan pengerahan massa suporter yang masif.

ADVERTISEMENT

Beberapa faktor yang memengaruhi keputusan ini meliputi:

  • Rangkaian Agenda Massa: Jakarta baru saja melewati serangkaian agenda besar yang melibatkan konsentrasi massa di jalanan. Adanya kegiatan yang berdekatan dengan momen May Day atau Hari Buruh menjadi pertimbangan krusial bagi pihak keamanan.
  • Pertimbangan Liga: Penyelenggara liga menilai stabilitas keamanan adalah prioritas utama untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan.

"Ya teman-teman kan juga melihat salah satu apa namanya, beberapa runtutan yang ada di Jakarta ini mulai dari May Day, ada Hari Buruh dan sebagainya. Nah, itu yang ada kekhawatiran yang kami di liga juga merasa penting untuk dialihkan di tempat lain," tutur Ferry.

Dirut I League Ferry Paulus (Taufiq/detikcom)Dirut I League Ferry Paulus (Foto: Taufiq/detikcom)

Ketentuan Kehadiran Penonton dan Regulasi Suporter

Meski lokasi berpindah cukup jauh, pertandingan ini dipastikan tetap dapat disaksikan secara langsung oleh penonton di stadion. Namun, penyelenggara memberlakukan aturan ketat sesuai dengan standar keamanan liga yang berlaku.

Detail aturan penonton adalah sebagai berikut:

  • Akses Penonton Tuan Rumah: Stadion di Samarinda tetap diperbolehkan menampung penonton sesuai dengan kapasitas standar yang tersedia di sana.
  • Larangan Suporter Tamu: Mengikuti regulasi yang sudah diterapkan pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, pendukung tim tamu tetap dilarang hadir di stadion.

"Oh, tetap dilarang. Suporter tamu tetap dilarang. Sama seperti kejadian-kejadian atau pertandingan-pertandingan sebelumnya. Suporter tamunya tetap dilarang," ucap Ferry.

Harapan Penyelenggara Terhadap Kelancaran Laga

Dengan pemindahan ini, penyelenggara berharap atmosfer pertandingan tetap kompetitif dan terjaga kondusivitasnya. Pemilihan Samarinda dianggap sebagai solusi terbaik untuk mengakomodasi pertandingan bertensi tinggi ini di tengah situasi keamanan di Jakarta yang belum memungkinkan.

"Ya harapan kita tentunya semua bisa berjalan dengan lancar," ujar Ferry.




(bbp/bbp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads