Trump Izinkan Iran Tampil di Piala Dunia 2026

Soccer Update

Trump Izinkan Iran Tampil di Piala Dunia 2026

Yanu Arifin - detikJabar
Jumat, 01 Mei 2026 11:00 WIB
TEHRAN, IRAN - MARCH 25: Players of Iran celebrate after the 2026 FIFA World Cup Asian Qualifiers Group A game between Iran and Uzbekistan at Azadi Stadium on March 25, 2025 in Tehran, Iran. Irans national football team celebrated after securing qualification for the 2026 FIFA World Cup with a 2-2 draw against Uzbekistan. (Photo by Fatemeh Bahrami/Anadolu via Getty Images)
Timnas Iran (Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu)
Jakarta -

Teka-teki keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 terjawab. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengizinkan Timnas Iran untuk tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Mexico itu.

Melansir detikSport, pernyataan Trump itu disampaikan di ruang Oval. Trump menanggapi santai saat wartawan menanyai soal nasib Iran.

"Tahukah Anda? Biarkan saja mereka bermain," ujarnya, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga mengungkapkan telah berdiskusi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait hal itu. Trump menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada FIFA.

ADVERTISEMENT

"Gianni (Infantino) luar biasa. Dia teman saya, dan dia sudah membicarakan hal ini. Saya bilang, 'Lakukan saja apa pun yang kamu mau. Kamu boleh membiarkan mereka ikut, atau kamu tidak perlu menyertakannya. Mungkin mereka punya tim yang bagus," kata Trump.

Di sisi lain, Infantino menegaskan bahwa Iran tetap akan tampil di turnamen tersebut. Ia menilai sepak bola harus menjadi sarana pemersatu di tengah konflik.

"Tentu saja, Iran akan bertanding di Amerika Serikat. Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus mendekatkan orang-orang," ujar Infantino, seperti dikutip BBC.

Polemik ini mencuat seiring memanasnya hubungan antara Iran dan Amerika Serikat, yang menjadi tuan rumah ajang tersebut. Desakan untuk mencoret Iran sempat muncul, termasuk dari utusan Trump, Paolo Zampolli, yang mengusulkan agar posisi Iran digantikan oleh Timnas Italia.

Meski demikian, FIFA konsisten mempertahankan keputusan bahwa Iran tetap berhak tampil, termasuk para pemainnya seperti Mehdi Taremi.

Kontroversi semakin melebar setelah sejumlah pejabat Iran dilaporkan ditolak masuk ke Kanada untuk menghadiri Kongres FIFA di Vancouver. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, disebut memiliki keterkaitan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), yang telah dikategorikan sebagai organisasi teroris oleh Kanada dan AS.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga menegaskan bahwa individu yang terafiliasi dengan IRGC tidak akan diizinkan menghadiri Piala Dunia 2026. Ketegangan politik ini membuat keikutsertaan Iran terus menjadi sorotan, meski secara resmi FIFA telah memastikan mereka tetap berlaga.

Artikel ini sudah tayang di detikSport




(yna/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads