Bhayangkara FC dan Persib Bandung akan saling bentrok di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (30/4/2026) pukul 19.00 WIB. Kedua tim sama-sama butuh poin penuh yang membuat laga ini diprediksi berjalan sengit sejak awal.
Persib wajib meraih kemenangan untuk merebut kembali posisi puncak klasemen yang direbut Borneo FC. Saat ini Persib ada di urutan kedua dengan 66 poin, terpaut 3 angka dari Borneo.
Sementara Bhayangkara berada di urutan keenam dengan 47 poin. Kemenangan akan mendongkrak posisi mereka menuju empat besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laga nanti, sejumlah pemain diyakini akan jadi penentu jalannya pertandingan. Berikut duel para pemain kunci Bhayangkara vs Persib Bandung
1. Teja Paku Alam vs Aqil Savik
Persib dan Bhayangkara sama-sama mengandalkan penjaga gawang lokal di kompetisi musim ini. Di kubu Persib, Teja Paku Alam tidak tergantikan menjadi tembok terakhir Maung Bandung.
Sementara Bhayangkara memiliki nama Aqil Savik yang bermain konsisten musim ini. Ia yang merupakan eks pemain Persib dilatih pula oleh Luizinho Passos yang musim lalu jadi pelatih kiper Persib Bandung.
2. Federico Barba vs Nehar Sadiki
Lini belakang Persib yang dikomandoi Federico Barba akan diuji oleh kecepatan permainan Bhayangkara. Barba akan menjadi pemain terakhir yang menghalau serangan tim tuan rumah.
Sementara Bhayangkara akan mengandalkan Nehar Sadiki untuk meredam serangan-serangan Persib.
3. Thom Haye vs Moussa Sidibe
Pertarungan di tengah lapangan bisa jadi pusat kendali laga. Persib punya Thom Haye yang terbiasa mengatur tempo, dan punya umpan-umpan akurat serta visi bermain yang baik
Sementara Bhayangkara mengandalkan Moussa Sidibe sebagai motor serangan. Kecepatan dan insting tajam Sidibe jadi alasan Bhayangkara tampil baik di putaran kedua kompetisi.
4. Ramon Tanque vs Henry Cedric
Di depan, Persib mengandalkan daya dobrak Ramon Tanque. Determinasi tinggi, kecepatan dan ketahanan Ramon diharapkan dapat jadi senjata bagi Persib untuk mencetak gol di laga nanti malam.
Di kubu Bhayangkara, ancaman utama datang dari Henry Cedric yang berbahaya saat menyerang balik.
(bba/tya)
