Setelah sekitar 110 hari bertengger di puncak klasemen Super League 2025/26, takhta Persib Bandung akhirnya dikudeta oleh Borneo FC Samarinda. Perebutan gelar juara pun semakin panas.
Kepastian itu didapat setelah Borneo meraih poin penuh saat bertandang ke markas Persik Kediri pada pekan ke-30. Dalam laga di Stadion Brawijaya, Rabu (30/4/2026), Pesut Etam menang tipis 1-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil tersebut cukup untuk mengangkat Borneo ke posisi pertama dengan 69 poin, unggul tiga angka dari Persib. Sementara itu, Persib baru akan memainkan pertandingan pada Kamis (30/4) malam menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC.
Ini menjadi momen perdana bagi Maung Bandung kehilangan status pemuncak klasemen setelah memimpin hampir 110 hari. Persib mulai menguasai takhta sejak 7 Januari 2026 usai menaklukkan Persija Jakarta 1-0 di putaran pertama.
Persib sebenarnya sempat berada di atas angin karena keunggulan poin yang cukup lebar dari Borneo. Namun hanya dalam periode dua pekan, posisi puncak tersebut harus terlepas dari genggaman.
Dua laga tanpa kemenangan menjadi titik balik merosotnya performa tim. Persib sebelumnya ditahan imbang Dewa United dan Arema FC. Hasil minor itu membuat koleksi poin mereka disamai Borneo, yakni 66 poin hingga pekan ke-29.
Namun, karena unggul head-to-head, Persib tetap berhak menduduki puncak klasemen sebelum akhirnya kini benar-benar digeser Pesut Etam.
Karena itu, laga melawan Bhayangkara besok malam menjadi harga mati bagi pasukan Bojan Hodak demi menjaga asa meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun.
(bba/orb)
