Hasil imbang 2-2 antara Persib Bandung kontra Dewa United menyisakan kekecewaan tidak hanya bagi pemain dan suporter, tapi juga dari manajemen Maung Bandung. Komisaris Persib Umuh Muchtar meluapkan emosinya dengan menyoroti keras kinerja wasit Yoko Suprianto yang dinilai merugikan timnya.
Bagi Umuh, hasil imbang ini bukan semata soal performa di lapangan, melainkan dipengaruhi keputusan-keputusan kontroversial wasit, terutama pada gol pertama Dewa United.
"Tidak bagus ya (hasil) ini. Kita draw karena wasit, terus terang saja, ini karena wasit, kalau ini mah mutlak karena wasit. Bola sudah keluar saja disahkan. Yang pertama itu mutlak keluar, mutlak bola di luar," tegas Umuh, Selasa (21/4/2026).
Ia menjelaskan, momen gol pertama terjadi saat bola diduga sudah melewati garis gawang sebelum akhirnya dikirim kembali ke dalam lapangan dan berujung gol. Para pemain Persib pun sempat berhenti karena mengira bola sudah keluar.
"Makanya dari kita pun pada diam semuanya, dibiarkan, karena sudah tahu bahwa itu bola di luar. Saya sedih lah ya, sedih juga lihat bobotoh, terharu saya. Ini saya sangat sakit lah, masa kita dikalahkan sama wasit," ujarnya.
Tak hanya itu, Umuh juga mempertanyakan penggunaan VAR yang dinilai tidak maksimal. Meski sempat dilakukan pengecekan, wasit tidak melakukan on-field review untuk memastikan keputusan secara langsung.
"Makanya kenapa nggak dibuka VAR yang pertama? VAR bukannya sudah jelas itu? Gila itu wasit ya. Kan dibuka semuanya bola sudah di luar. Masa yang difoto saja bisa, masa VAR tidak ada? Aneh kan," katanya.
Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
(bba/mso)