Frank Lampard Bawa Coventry City Promosi ke Premier League

Soccer Update

Frank Lampard Bawa Coventry City Promosi ke Premier League

Mohammad Resha Pratama - detikJabar
Sabtu, 18 Apr 2026 17:30 WIB
Soccer Football - Championship - Blackburn Rovers v Coventry City - Ewood Park, Blackburn, Britain - April 17, 2026 Coventry Citys Bobby Thomas celebrates scoring their first goal  Action Images via Reuters/Jason Cairnduff  EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXTURE LISTS, CLUB/LEAGUE LOGOS OR LIVE SERVICES. ONLINE IN-MATCH USE LIMITED TO 120 IMAGES, NO VIDEO EMULATION. NO USE IN BETTING, GAMES OR SINGLE CLUB/LEAGUE/PLAYER PUBLICATIONS. PLEASE CONTACT YOUR ACCOUNT REPRESENTATIVE FOR FURTHER DETAILS..
Coventry City. (Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta -

Penantian panjang selama seperempat abad itu akhirnya tuntas. Coventry City resmi memastikan satu tiket promosi ke Premier League musim depan.

Hal ini jelas jadi hal membahagiakan. Di balik kesuksesan itu, ada sentuhan Frank Lampard yang membuat The Sky Blues bisa merasakan lagi kompetis kasta teratas di Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari detikSport, kepastian ini didapat Coventry usai bermain imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers di Ewood Park, Sabtu (18/4/2026) dini hari WIB. Blackburn sempat memimpin lebih dulu melalui aksi Ryoya Morishita, sebelum akhirnya Bobby Thomas muncul sebagai pahlawan dengan menyamakan skor di menit ke-84.

Tambahan satu poin ini sudah lebih dari cukup bagi Coventry untuk mengunci posisi dua besar klasemen Championship. Mengoleksi 86 poin dari 43 laga, selisih 13 poin mereka mustahil dikejar oleh Millwall yang berada di peringkat ketiga dengan sisa empat pertandingan.

ADVERTISEMENT

Coventry juga unggul 11 poin dari Ipswich Town di posisi kedua yang baru memainkan 41 laga. Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri dahaga panjang klub selama 25 tahun yang penuh dengan air mata dan perjuangan di divisi bawah.

Perjalanan Panjang

Sejarah mencatat, setelah terdegradasi dari Premier League pada musim 2000/2001, Coventry seolah kehilangan arah dan terus berkutat di kasta semenjana. Padahal, mereka adalah salah satu klub elite penggagas lahirnya format Premier League pada musim 1992/1993 silam.

Sebelum terjatuh di awal milenium, Coventry merupakan penghuni tetap kasta teratas selama 34 tahun berturut-turut. Mereka hampir saja kembali ke Premier League tiga tahun lalu, namun mimpi itu kandas secara tragis di tangan Luton Town pada babak Playoff.

Titik nadir klub ini terjadi pada 2017 saat mereka terjerembab hingga ke divisi keempat atau League Two. Kini, Frank Lampard yang menjabat sebagai manajer tak mampu menyembunyikan rasa bangganya setelah berhasil mengembalikan kejayaan klub ke habitat aslinya.

"Tidak pernah sebahagia ini ketika Anda melihat para penggemar di akhir pertandingan. Sebuah klub yang telah menderita selama 25 tahun sejak terakhir ada di Premier League dan perjalanan mereka hingga terdegradasi ke League Two," ujar Lampard di ESPN.

"Pujian untuk semua orang yang terlibat dalam tahun-tahun sulit itu. Tentu saja, Mark Robins (pendahulu Lampard), dia pantas mendapatkan pujian. Tapi ini adalah pencapaian yang sangat besar dari semua orang yang terlibat dan ini benar-benar istimewa," sambungnya.

"Saya ingin melakukannya di kandang lawan. Saya tahu bagaimana rasanya melakukannya dengan cara ini, para penggemar selalu datang, di kandang lawan. Mereka adalah penggemar yang sangat setia dan mereka menikmati malam yang luar biasa. Itulah mengapa kami melakukan pekerjaan ini," pungkas Lampard.

Artikel ini telah tayang di detikSport

(mrp/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads