Era Kegelapan Timnas Brasil

Soccer Update

Era Kegelapan Timnas Brasil

Afif Farhan - detikJabar
Sabtu, 11 Apr 2026 05:00 WIB
Mar 26, 2026; Foxborough, Massachusetts, USA; Brazil poses for a team picture before their friendly against France  at Gillette Stadium. Mandatory Credit: Winslow Townson-Imagn Images
Timnas Brasil. (Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Winslow Townson)
Jakarta -

Era keemasan Timnas Brasil yang dihuni barisan legenda seperti Ronaldo dan Ronaldinho kini tinggal kenangan. Tim Samba saat ini dinilai tengah meredup dan terjebak dalam ketergantungan akut pada sosok Neymar Jr, tanpa adanya sokongan pemain kelas dunia lainnya.

Kritik pedas ini dilontarkan langsung oleh sang legenda, Romario. Pahlawan Brasil saat menjuarai Piala Dunia 1994 dan dua trofi Copa America tersebut tampak gusar melihat kemerosotan kualitas permainan negaranya di panggung internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara teknis, Brasil benar-benar mengalami penurunan. Sejak generasi Ronaldo, Ronaldinho, dan Rivaldo, segalanya menjadi sulit. Kemudian kami menjadi bergantung pada satu pemain, Neymar," kata Romario seperti dikutip detikSport.

Sejarah mencatat, Piala Dunia 2002 menjadi momen terakhir kali Tim Samba mencicipi takhta juara. Setelah kejayaan di Korea-Jepang tersebut, Brasil seolah kehilangan taji dan selalu kesulitan menembus partai puncak di edisi-edisi berikutnya.

ADVERTISEMENT

Romario menyoroti fenomena banyaknya pemain muda Brasil yang terlalu dini memutuskan hijrah ke Eropa. Alih-alih berkembang di klub besar, banyak dari mereka justru terdampar di klub kecil yang menghambat potensi maksimal serta mengikis antusiasme bertanding.

"Banyak pemain muda kami pergi ke Eropa terlalu dini dan bermain di klub-klub kecil. Itu membuat mereka kehilangan jati dirinya," ungkapnya.

Meski melontarkan kritik tajam, Romario tetap optimistis bahwa tanah Brasil tidak akan pernah berhenti melahirkan talenta berbakat. Baginya, pekerjaan rumah terbesar saat ini adalah menemukan suksesor atau pendamping yang sepadan bagi Neymar.

"Brasil bisa menjadi juara berkat sejarah mereka dan pengalaman. Setidaknya di Piala Dunia nanti, Neymar harus kembali ke performa terbaiknya," tutup Romario yang mengoleksi 55 gol sepanjang kariernya bersama Tim Samba.

Artikel ini telah tayang di detikSport

(aff/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads