Ungkapan Hati Frans Putros Usai Bawa Irak ke Piala Dunia 2026

Ungkapan Hati Frans Putros Usai Bawa Irak ke Piala Dunia 2026

Bima Bagaskara - detikJabar
Kamis, 09 Apr 2026 14:30 WIB
Frans Putros.
Frans Putros. (Foto: Dok. Persib Bandung)
Bandung -

Nama Frans Putros kini kian melambung melampaui level klub. Bek tangguh Persib Bandung tersebut resmi mengukir tinta emas dalam sejarah Timnas Irak setelah menyegel tiket menuju Piala Dunia 2026.

Irak memastikan langkah ke putaran final usai menaklukkan Bolivia 2-1 dalam laga final playoff interkontinental. Keberhasilan ini terasa sangat emosional, mengingat terakhir kali Singa Mesopotamia tampil di Piala Dunia adalah pada 1986 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Putros, momen ini bukan sekadar pencapaian kolektif, melainkan prestasi pribadi yang akan ia kenang sepanjang hayat.

"Tentu sangat bangga, tentu saja sangat senang. Sudah 40 tahun kami tidak lolos, terakhir kali tahun 1986 di Meksiko. Jadi itu adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya, bagi seluruh tim, dan bagi seluruh rakyat Irak, dan juga keluarga saya di rumah," ujar Putros, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

"Itu sangat spesial dan sesuatu yang akan saya ingat selamanya," tambahnya.

Bagi Putros, berlaga di Piala Dunia adalah puncak karier seorang pesepak bola. Ia menyadari betul bahwa tidak semua pemain mendapatkan kesempatan langka tersebut.

"Tidak semua pemain bola bisa merasakan ini dalam karier mereka. Ini sangat spesial, bagi saya hal terbesar yang bisa dicapai adalah bermain di Piala Dunia," ujar Putros.

Ia menegaskan bahwa siapa pun lawan yang akan dihadapi bukan lagi persoalan utama. Baginya, menjadi bagian dari panggung terbesar sepak bola sejagat adalah segalanya.

"Jadi, saya tak peduli siapa lawan kami, saya hanya ingin menjadi bagian dari itu dan semoga bisa membawa pulang banyak kenangan indah dari sana," ucapnya.

Perjalanan Putros bersama tim nasional juga tak lepas dari dukungan masif Bobotoh. Ia mengaku dibanjiri pesan dukungan dari suporter Persib selama memperkuat Irak di babak kualifikasi.

"Banyak sekali, saya merasakannya. Saya sangat berterima kasih kepada Bobotoh. Menerima begitu banyak pesan membuat momen itu terasa sangat istimewa. Jadi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih," katanya.

Di Piala Dunia 2026 nanti, Irak tergabung di Grup I bersama tim-tim raksasa seperti Prancis, Norwegia, dan Senegal. Meski tantangan yang dihadapi tergolong berat, fokus utamanya adalah menembus skuad final Irak untuk turnamen tersebut.

"Itu grup yang berat, Prancis, Norwegia, Senegal. Bukan grup yang mudah. Tapi bagi saya pribadi, saya sangat menantikan untuk menjadi bagian dari Piala Dunia, menjadi bagian dari para pemain hebat di turnamen itu," pungkasnya.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads