Sorotan publik sepak bola nasional akan tertuju ke Stadion Segiri saat Borneo FC Samarinda menjamu Persib Bandung dalam laga tunda pekan ke-21 Liga 1 2025-26, Minggu (15/3/2026) malam nanti.
Pertandingan ini dipastikan menjadi salah satu laga paling dinanti musim ini. Dua tim teratas klasemen akan saling berhadapan dalam duel yang berpotensi memengaruhi arah perebutan gelar juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Persib masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 57 poin, unggul empat angka dari Borneo FC yang menempel di posisi kedua dengan 53 poin. Selisih tersebut membuat pertandingan malam nanti sarat kepentingan bagi kedua tim.
Meski demikian, kubu Persib memandang pertandingan ini dengan cukup tenang. Posisi mereka di puncak klasemen membuat Maung Bandung masih memiliki ruang aman, bahkan jika hasil pertandingan tidak berpihak pada mereka.
Pelatih Persib Bojan Hodak mengatakan laga melawan Borneo memang penting, namun tidak sepenuhnya menentukan nasib timnya di papan klasemen.
"Bagi kami, ini tidak terlalu krusial. Bagi kami, jika kami memenangkan ini, ini akan bagus. Sedangkan kalau kalah, kami tetap nomor satu," ujar Bojan.
Pelatih asal Kroasia itu menilai tekanan justru lebih besar berada di kubu tuan rumah. Borneo FC dinilai membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang mereka dalam perburuan gelar juara.
"Mungkin bagi mereka, ini menjadi lebih seperti tekanan, karena kalau mereka kalah, peluang mereka menjadi juara menjadi lebih sulit," katanya.
Karena itu, menurut Bojan, Persib datang ke Samarinda dengan pendekatan yang sederhana: bermain lepas dan menampilkan performa terbaik di lapangan.
"Bagi kami, kami hanya keluar bermain serta berusaha tampil dengan baik. Itu saja," ucapnya.
Sementara pemain belakang Persib, Federico Barba, memprediksi duel antara dua tim teratas klasemen ini tidak akan berjalan mudah. Ia menilai Borneo FC merupakan lawan yang kuat, terutama ketika bermain di kandang sendiri.
"Ketika dua tim teratas di klasemen bertemu, ini tentu akan menjadi pertandingan yang sulit, saya menduga itu. Ini akan sulit, mereka merupakan tim yang bagus," ujar Barba.
Namun, bek asal Italia itu sepakat dengan pelatihnya bahwa tekanan lebih besar berada di pihak tuan rumah. Menurutnya, laga ini mungkin menjadi kesempatan terakhir bagi Borneo untuk memangkas jarak poin dengan Persib.
"Dan saya rasa mereka yang berada dalam kondisi di bawah tekanan, karena mungkin ini bisa saja menjadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk mengejar kami," katanya.
Situasi tersebut membuat Persib merasa bisa bermain lebih lepas tanpa beban berlebih. "Jadi tekanan lebih sedikit dirasakan kami dan kami akan bermain lebih leluasa," ucapnya.
Barba sendiri memiliki kenangan manis saat menghadapi Borneo FC di putaran pertama setelah berhasil mencetak gol dalam kemenangan 3-1. Namun untuk pertandingan kali ini, ia menegaskan fokus utamanya tetap pada kemenangan tim.
"Motivasi ada dalam diri karena ini adalah laga yang besar. Jadi hal pertama adalah tentu saja kami ingin meraih tiga poin. Tidak penting bagi saya mencetak gol atau tidak, yang terpenting memenangkan laga ini," ujar Barba.
(iqk/iqk)
