Perang Kartel Pecah di Meksiko, Bagaimana Nasib Piala Dunia 2026?

Perang Kartel Pecah di Meksiko, Bagaimana Nasib Piala Dunia 2026?

Afif Farhan - detikJabar
Selasa, 24 Feb 2026 21:00 WIB
WASHINGTON, DC - DECEMBER 05: FIFA World Cup Trophy is displayed during the FIFA World Cup 2026 Official Draw at John F. Kennedy Center for the Performing Arts on December 05, 2025 in Washington, DC. (Photo by Mandel NGAN - Pool/Getty Images)
Piala Dunia 2026 (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Nasib Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan menyusul pecahnya bentrokan antara kelompok kartel dan aparat keamanan. Isu keamanan memang sejak lama menjadi perhatian menjelang penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Bentrokan terbaru terjadi setelah Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dilaporkan tewas dalam operasi penangkapan di Tapalpa, Negara Bagian Jalisco, pada Minggu (22/2). Melansir detikSport, Mencho dikenal sebagai pemimpin kartel Jalisco New Generation (CJNG) dan termasuk dalam daftar buronan paling dicari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kematian El Mencho memicu reaksi keras dari anggota kartel. Sejumlah laporan menyebutkan mereka turun ke jalan, membakar fasilitas umum, mengintimidasi warga sipil, serta terlibat baku tembak dengan aparat keamanan.

Media Inggris, The Guardian, melaporkan bahwa persoalan keamanan memang menjadi salah satu faktor yang menimbulkan kekhawatiran di Meksiko, terlebih setelah negara tersebut dipastikan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

Konflik antarkartel disebut telah menjadi peristiwa yang kerap terjadi di sejumlah wilayah. Bahkan, beberapa klub sepak bola dilaporkan terdampak situasi tersebut. Dorados, klub divisi dua yang bermarkas di wilayah Sinaloa, misalnya, disebut belum dapat menggelar pertandingan kandang sejak Oktober 2024 akibat konflik bersenjata di daerahnya.

Menanggapi isu keamanan, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada 2025 menegaskan pemerintah telah menyiapkan langkah pengamanan terkoordinasi menjelang turnamen.

"Hal ini telah dikerjakan secara sangat terkoordinasi dengan departemen kepolisian di kota-kota tuan rumah, pemerintah negara bagian, serta Sekretariat Keamanan dan Perlindungan Sipil federal. Ada pekerjaan yang sangat penting yang sedang dilakukan," ujarnya.

Pemerintah Meksiko juga dilaporkan menambah ribuan kamera pengawas di sekitar stadion dan menyiapkan pasukan khusus antidrone sebagai bagian dari strategi pengamanan.

Sementara itu, FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait situasi keamanan terbaru di Meksiko. Namun, Direktur Eksekutif FIFA untuk Meksiko, Jurgen Mainka, pada November 2025 menyatakan pihaknya optimistis turnamen akan berjalan lancar.

"Kantor FIFA Meksiko telah bekerja selama tiga tahun dengan pemerintah federal dan seluruh tingkatan pemerintahan terkait isu keamanan," katanya.

Ia menambahkan, berbagai protokol dan rencana pengamanan yang tengah diimplementasikan diyakini mampu menciptakan kerangka keamanan yang memadai bagi para penggemar, tim peserta, dan ofisial pertandingan.

Adapun tiga kota di Meksiko yang akan menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia 2026 adalah Guadalajara, Mexico City, dan Monterrey.

Artikel ini sudah tayang di detikSport



(aff/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads