Debut Pahit Layvin Kurzawa dan Sergio Castel Bersama Persib

Debut Pahit Layvin Kurzawa dan Sergio Castel Bersama Persib

Bima Bagaskara - detikJabar
Kamis, 12 Feb 2026 09:00 WIB
Persib Bandung lawan Ratchaburi FC di AFC Champions League Two (ACL 2), Rabu (11/2/2026).
Persib Bandung lawan Ratchaburi FC di AFC Champions League Two (ACL 2), Rabu (11/2/2026). (Foto: Dokumen Persib)
Bandung -

Malam di Ratchaburi Stadium, Rabu (11/2/2026), seharusnya menjadi panggung perkenalan yang manis bagi dua rekrutan anyar Persib Bandung. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Layvin Kurzawa dan Sergio Castel menjalani debut dengan hasil kekalahan telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah tekanan tuan rumah yang tampil agresif sejak menit awal, dua nama baru itu akhirnya mendapat kesempatan turun dari bangku cadangan. Namun debut mereka tak mampu mengubah arah pertandingan.

Sergio Castel lebih dulu masuk pada menit ke-58 menggantikan Andrew Jung. Dalam waktu 32 menit berada di lapangan, striker asal Spanyol itu hanya mampu mencatatkan satu tembakan, tanpa benar-benar mengancam gawang lawan.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Layvin Kurzawa baru diturunkan pada menit ke-83 menggantikan Alfreanda Dewangga. Bek kiri yang pernah berseragam Paris Saint-Germain tersebut hanya bermain sekitar 11 menit tanpa kontribusinya signifikan.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, memahami sorotan yang mengarah pada dua pemain barunya tersebut. Namun ia meminta publik bersabar. Menurut Bojan, kedua pemain itu masih perlu waktu untuk adaptasi dan menyatu dengan pemain lainnya.

"Keduanya adalah pemain baru dan tentu saja membutuhkan waktu untuk menyatu dengan pemain yang lain. Tapi kedua pemain tersebut memiliki potensi untuk bermain dan mereka bisa membantu kami di liga nanti dan bermain sebagai sebelas pemain pertama," ujar Bojan.

Menurutnya, panggung ACL 2 bukan tempat yang mudah untuk langsung beradaptasi. Intensitas dan kualitas permainan berada di atas kompetisi domestik.

"Kendalanya adalah di sini levelnya lebih tinggi dari liga kita, liga Indonesia, jadi tidak mudah bermain di sini. Jadi karena itu terkadang levelnya harus dinaikkan," katanya.

Kekalahan 0-3 memang menjadi awal yang pahit bagi Kurzawa dan Castel. Namun waktu masih terbuka. Dengan leg kedua yang akan digelar di Bandung pada 18 Februari mendatang, keduanya berpeluang menebus kesan pertama yang kurang menggigit.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads