Persib Sepekan: Cedera Aneh Ciro hingga Laga Uji Coba Lawan FC Bekasi

Persib Sepekan: Cedera Aneh Ciro hingga Laga Uji Coba Lawan FC Bekasi

Bima Bagaskara - detikJabar
Minggu, 13 Nov 2022 06:00 WIB
Latihan perdana Persib Bandung
Para pemain Persib saat latihan. (Foto: PERSIB)
Bandung -

Vakumnya sepakbola Indonesia yang sudah lebih dari satu bulan tak membuat Persib Bandung diam diri. Persib tetap menggelar latihan rutin yang dipantau langsung pelatih Luis Milla.

Pekan ini, beberapa kali Persib menggelar latihan. Latihan dilakukan di Stadion Persib (Sidolig) hingga Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Pemberitaan soal Persib pun terus disajikan detikJabar, mulai dari kabar pemain hingga momen bersejarah.

Berikut ini rangkuman Persib dalam sepekan:


Mengenang Juara ISL

Awal pekan kemarin, tepatnya Senin, 7 November 2022 adalah momen delapan tahun Persib meraih gelar juara Liga Indonesia. Di hari itu pada 2014 lalu, Persib berhasil keluar sebagai juara dan mengakhiri penantian 19 tahun Persib setelah terakhir kali juara di tahun 1994/1995.

Keberhasilan Persib menjuarai Liga Indonesia 2014 dipastikan setelah menaklukkan Persipura Jayapura di partai final yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Puluhan ribu pasang mata jadi saksi kejayaan Persib musim itu.

Persib yang dilatih Djajang Nurdjaman kala itu tampil dengan kekuatan penuh. Laga pun berjalan begitu ketat hingga akhirnya harus dituntaskan dengan adu penalti setelah di waktu normal bermain imbang 2-2.

Di babak adu penalti inilah, dua pemain Persib Made Wirawan dan Achmad Jufrianto jadi pahlawan. Made mampu menepis tendangan Nelson Alom, sedangkan Jufrianto menjadi penendang terakhir dan menentukan gelar juara bagi Persib.

Kembali ke Stadion Siliwangi

Persib setelah sekian lama akhirnya menggunakan kembali Stadion Siliwangi sebagai tempat latihan pada Senin (7/11/2022). Dipimpin langsung Luis Milla, latihan hari itu digelar dengan porsi yang relatif sedang. Penguasaan bola masih jadi menu latihan yang terus digembleng pelatih asal Spanyol itu.

Berlatih di Stadion Siliwangi tentunya menjadi kenangan sendiri bagi Persib. Sebab stadion di Jalan Lombok, Kota Bandung ini amat bersejarah bagi Persib. Sejak era perserikatan hingga tahun 2010-an, Persib selalu menggunakan Stadion Siliwangi sebagai kandang mereka.

Stadion Siliwangi sendiri kini telah dipugar. Ia punya wajah baru. Rumputnya tampak hijau segar karena diganti dengan rumput sintetis. Beberapa fasilitas juga diperbarui. Pelatih Luis Milla sendiri mengaku senang dengan Persib bisa berlatih di Stadion Siliwangi.

"Latihan hari ini bagi saya yang pertama adalah untuk mencoba lapangan ini, lapangan dengan rumput sintetis. Kami ingin mencoba lapangan ini dan saya senang karena pemain merasakan perasaan yang bagus berlatih di sini," kata Luis Milla usai latihan.

Berikutnya, Luis Milla merencanakan Persib untuk menggunakan Stadion Siliwangi beberapa kali dalam sepekan. Sebab tempat latihan Persib biasanya, Stadion Sidolig dan GBLA, sedang disiapkan untuk ajang Piala Dunia U-20 2023 mendatang.

"Sekarang rencananya untuk dalam sepekan akan berlatih di lapangan sini satu atau dua kali," tandasnya.

Lemparan Maut Robi Darwis

Meski sedang bersama Timnas U-20, namun sosok pemain Persib, Robi Darwis tetap menarik perhatian, apalagi menyangkut lemparan jauh yang jadi senjata dari Robi.

Lemparan jauh ala pemain berusia 19 tahun ini memang kerap berbuah gol. Bersama Persib, Robi telah menyumbangkan satu assist dari lemparan jauhnya. Begitu juga ketika membela Indonesia. Lemparan jauhnya mampu memberikan assist kala Indonesia U-20 menang atas Moldova 3-1 pada 1 November 2022 kemarin.

Lemparan Robi Darwis sendiri memang terlihat amat jauh. Lapangan sepak bola berstandar internasional sendiri diketahui punya lebar mencapai 64 hingga 73 meter. Sementara Robi mampu melepaskan lemparan ke dalam hingga tengah lapangan. Dengan begitu, Robi Darwis dengan kedua tangannya bisa melempar sejauh kurang lebih 32-37 meter.

Robi sendiri mengaku telah melakukan lemparan jauh sejak ia masih mengikuti kompetisi lokal di tahun 2010. Pemain asal Cianjur ini mengatakan awalnya hanya coba-coba melakukan lemparan jauh yang ternyata bisa sampai ke tengah lapangan.

"Untuk lemparan jauh dari kecil sih udah bisa ya, berawal dari kompetisi lokal 2010 kalau nggak salah ya, Robi pertama kompetisi main ada out, Robi coba ambil langsung coba throw in ke gawang, eh nyampe," kata Robi, Selasa (8/11/2022).