Sikap Berkelas yang Tegas dari Wayne Rooney di MLS

Soccer Update

Sikap Berkelas yang Tegas dari Wayne Rooney di MLS

Tim detikSport - detikJabar
Selasa, 20 Sep 2022 00:30 WIB
FOXBOROUGH, MA - AUGUST 13: D.C. United coach Wayne Rooney before a game between D.C. United and New England Revolution at Gillette Stadium on August 13, 2022 in Foxborough, Massachusetts. (Photo by Andrew Katsampes/ISI Photos/Getty Images).
Wayne Rooney. (Foto: Andrew Katsampes/ISI Photos/Getty Images)
Washington -

Wayne Rooney memperlihatkan sikap berkelas. Dia punya cara sendiri saat pemain DC United, tim yang dilatihnya di Major League Soccer (MLS), diduga melakukan tindakan rasis.

Dalam laga DC United melawan Inter Miami di Audi Fied, Senin (19/9/2022) WIB, Rooney menarik Taxi Fountas di tengah laga. Alasannya karena sang pemain diduga melontarkan kata-kata rasis.

Dikutip dari detikSport, saat itu Fountas diduga menghina pemain DC United, Damion Love. Ketika Damion terlibat insiden dengan pemain lain, Fountas diduga menyerukan kata-kata rasis.


Atas sikapnya, Rooney kemudian menarik Fountas keluar lapangan. Fountas akhirnya ditarik keluar pada menit ke-66 dan digantikan Miguel Berry.

Wayne Rooney, pelatih DC United, mengetahui dugaan aksi rasisme ini saat berdiskusi dengan Phil Neville, pelatih Inter Miami. Saat itu Neville sempat ingin walk out dari pertandingan sebagai bentuk protesnya.

"Saya akan menyerahkan hasil untuk membuat pendirian," kata Neville, dilansir Guardian.

Neville yang merupakan mantan rekan setim Rooney di Manchester United memuji sikap Rooney. Rooney dianggap mau menghukum pemainnya sendiri atas sikap rasisnya. Sikap Rooney bahkan dinilai berkelas dan tegas.

"Ada komentar rasis yang tidak dapat diterima. Sebuah kata digunakan yang menurut saya tidak dapat diterima di masyarakat. Saya pikir itu kata terburuk di dunia. Tidak ada tempat sama sekali untuk rasisme di lapangan sepak bola atau masyarakat," kata Neville, dilansir Guardian.

"Saya harus memuji para pemain saya karena menjaga ketenangan mereka. Saya harus memuji wasit - [dalam] situasi yang sangat sulit bisa mengikuti protokol yang ditetapkan MLS."

"Dan saya juga harus memberikan rasa hormat yang besar kepada Wayne Rooney atas sikapnya. Saya selalu mengenalnya sebagai class act, dan hari ini dia melakukan sesuatu yang paling baik ketimbang yang pernah dilakukannya, bahkan lebih dari gol apa pun yang pernah dia cetak," pujinya kepada topscorer sepanjang masa Manchester United itu.

Sementara itu, Fountas yang dihukum Rooney, sedianya topscorer DC United musim ini. Pemain asal Yunani itu sudah membuat 11 gol dari 20 laga, sama dengan rekannya Ola Kamara. Fountas bikin gol saat DC United akhirnya dikalahkan Inter Miami 2-3 di lanjutan kompetisi Major League Soccer tersebut.

Artikel ini telah tayang di detikSport dengan judul Sikap Rooney ke Pemain Sendiri yang Dituduh Rasis Tuai Pujian.

(orb/orb)