Chelsea Butuh Pemain Baru untuk Bersaing

Tim detikSport - detikJabar
Senin, 08 Agu 2022 02:30 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - AUGUST 06: Raheem Sterling of Chelsea celebrates their goal, which is later ruled offside, during the Premier League match between Everton FC and Chelsea FC at Goodison Park on August 06, 2022 in Liverpool, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Raheem Sterling (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
London -

Chelsea membutuhkan pemain baru untuk tetap bisa bersaing dalam memperebutkan posisi juara Liga Inggris musim ini.

Dilansir dari detikSport, pelatih Chelsea Thomas Tuchel mengaku masih terdapat beberapa posisi yang perlu diperkuat.

Dalam laga perdananya, Chelsea sukses menang 1-0 atas Everton di Goodison Park lewat gol tunggal Raheem Sterling melalui penalti pada akhir babak pertama.


The Blues memang tampil dominan sepanjang 90 menit. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 63 persen dibanding 37 persen milik Everton.

Namun banyaknya peluang tidak sanggup dikonversi menjadi gol oleh lini serang The Blues.

Chelsea berhasil melepaskan 15 tembakan tapi hanya enam mengarah ke gawang. Sementara, tuan rumah hanya melepas empat tembakan ke arah gawang dari delapan percobaan.

Thomas Tuchel mengaku belum bisa mendatangkan pemain baru karena situasi yang tidak memungkinkan. Tapi dia bakal memaksimalkan pemain yang ada.

Pada musim panas ini sudah mendapatkan lima pemain yang didatangkan yaitu Kalidou Koulibaly, Raheem Sterling, Carney Chukwemeka, Marc Cucurella, dan Gabriel Slonina. Namun, Slonina baru bergabung Januari mendatang.

"Jika kami bisa menambah, kami akan menambah. Kami terbuka untuk segalanya dan saya pikir kami bisa menggunakan energi baru dan kaki-kaki baru serta masukan segar untuk membawa kami ke level baru," ungkap Tuchel dikutip dari BBC.

"Jika tidak, kami akan mendorong tim ini, tetapi saya pikir kami bisa menggunakan lebih banyak masukan dan kualitas. Kami ada di sana. Saya tidak ingin menekan kami tetapi pada saat yang sama saya tidak ingin menurunkan harapan kami," jelasnya.

(iqk/iqk)