Soccer Update

Aksi Nyeleneh Eks Bos Fulham: Beri Viagra ke Pemain-Undang Artis

Tim detikJabar - detikJabar
Minggu, 26 Jun 2022 05:00 WIB
LONDON, ENGLAND - APRIL 27: A general view of the empty stadium ahead of the Sky Bet Championship match between Fulham and Sunderland at Craven Cottage on April 27, 2018 in London, England.  (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Foto: Catherine Ivill/Getty Images
Bandung -

Ada cerita menarik dibalik rumput lapangan sepak bola. Mantan pemilik Fulham, Mohamed Al-Fayed pernah memberi pil obat kuat atau viagra kepada para pemain.

Bukan tanpa sebab. Pemberian pil obat kuat ini dilakukan agar performa pemain Fulham era 90an hingga awal 2000 lebih kuat di lapangan hijau.

Kisah nyeleneh dari eks bos Fulham ini diceritakan eks pemain Fulham Chris Coleman kepada FourFourTwo. Sebagaimana dilansir dari detikSport pada Sabtu (25/6/2022), Al-Fayed kerap datang ke ruang ganti pemain sebelum bertanding.


"Ketika saya masih menjadi pemain, dia melewati pintu masuk ke ruang ganti sebelum pertandingan untuk membagikan tablet Viagra kepada para pemain. Ia mengatakan, "Pastikan Anda menang dan Anda bisa menikmati akhir pekan yang baik," ucap Coleman yang kini melatih klub Yunani Atromitos.

Aksi nyeleneh Al-Fayed tak cuma itu. Coleman yang berseragam Fulham dari 1997-2002 juga bercerita Al-Fayed kerap menghibur para pemain dengan mengundang artis ke dalam ruang ganti. Tujuannya tak lain untuk membakar semangat para pemain.

"Dia akan datang setelah pertandingan dengan seorang selebriti. Pernah sekali itu adalah Tony Curtis," kata Chris.

"Saya ingat melihat orang ini yang datang ke ruang ganti dan berpikir dia seperti Michael Jackson, tidak mungkin itu dia. Tapi ya memang begitu," kata dia menambahkan.

"Saya ingat pernah berpikir, 'Ya Tuhan, kakinya sangat besar'. Kami semua masih memegang handuk. Mohamed membuat beberapa komentar yang tidak pantas, dan kemudian kami semua berfoto bersamanya. Aneh sih, tapi itu menjadi masa-masa yang sangat membahagiakan di klub," kata Coleman.

Al-Fayed memimpin Fulham pada 1997 hingga 2013. Ia mengucurkan uang senilai 187 juta paun dari kantong pribadinya, dan bisa membawa The Cottagers promosi ke Liga Inggris, bahkan tampil di kompetisi Eropa, Piala UEFA, yang mana pada 2010 bisa sampai ke final sebelum dikalahkan Atletico Madrid.



Simak Video "Gol Marcos Alonso Jadi Penyelamat Chelsea dari Kekalahan "
[Gambas:Video 20detik]
(dir/bbn)