Bandung tidak pernah kehabisan daya tarik untuk urusan kuliner. Selain pesona alamnya yang sejuk, Kota Kembang menyimpan sejarah panjang mengenai kuliner berbasis kedelai, khususnya tahu.
Tahu khas Bandung terkenal memiliki tekstur yang sangat lembut, padat, dan rasa gurih alami yang khas tanpa zat pengawet kimia. Keistimewaan ini membuat tahu selalu berada di daftar teratas buah tangan yang wajib dibawa pulang saat berkunjung ke Jawa Barat.
Bagi detikers yang sedang merencanakan liburan atau sekadar singgah di Bandung, berikut adalah 5 sentra dan produsen tahu legendaris di Bandung yang cita rasanya telah teruji waktu selama puluhan tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Sentra Wisata Edukasi Tahu Cibuntu
Jika berbicara mengenai pusat produksi skala besar di Kota Bandung, Sentra Tahu Cibuntu yang berpusat di Kelurahan Warung Muncang dan Kelurahan Babakan, Kecamatan Bandung Kulon adalah rajanya. Kawasan yang akrab disebut sebagai "Blok Tahu" ini merupakan salah satu kawasan industri rumahan tertua yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak era 1960-an.
Sejarah panjang Tahu Cibuntu bahkan tercatat bermula dari kedatangan imigran asal Tiongkok pada tahun 1937 bernama Babah Mpe yang merintis teknik pembuatan tahu di kawasan ini. Keistimewaan Tahu Cibuntu terletak pada penggunaan air tanah lokal dan teknik penyaringan tradisional yang menghasilkan tahu kuning bertekstur padat namun tetap lembut di dalam.
Kini, kawasan Cibuntu telah dikembangkan menjadi Kampung Wisata Edukasi. Wisatawan tidak hanya bisa memborong tahu mentah siap goreng untuk oleh-oleh, tetapi juga dapat menyaksikan langsung proses pembuatannya di pabrik-pabrik rumahan warga.
Ragam olahan turunan kreatif khas UMKM lokal pun tersedia lengkap di sini, salah satunya menu "Takeda" (Tahu Kecap Lada) yang sangat digemari pemburu takjil dan wisatawan. Bahkan, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat secara resmi menetapkan Tahu Cibuntu ke dalam karya budaya warisan budaya takbenda.
2. Tahu Talaga Yun Sen
Bergerak ke area tengah kota, terdapat salah satu dinasti kuliner tahu paling tua di Bandung, yakni Tahu Talaga Yun Sen yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman No. 227.
Didirikan pertama kali pada tahun 1923 oleh pasangan suami istri Liauw Phak Phin dan Mak Ilot, nama "Yun Sen" awalnya disematkan dengan filosofi bahasa Mandarin yang bermakna 'seterusnya maju'. Kata "Talaga" kemudian ditambahkan sebagai bentuk penghormatan terhadap daerah asal Mak Ilot yang berasal dari Kecamatan Talaga, Cikijing, Majalengka.
Tahu Talaga Yun Sen sangat menjaga kualitas rasa premium dengan mengandalkan bahan baku kacang kedelai pilihan berstandar tinggi bebas GMO (Non-GMO). Karakteristik tahunya sangat halus, padat, dan tidak mudah hancur saat diolah.
Bagi wisatawan luar kota, gerai legendaris ini menyediakan fasilitas kemasan kedap udara (vacuum pack) khusus agar tahu tetap segar dan higienis selama perjalanan jauh. Harganya sendiri bervariasi berkisar antara Rp25.000 hingga Rp40.000 per kemasan.
Selain tahu mentah kotak cetak polos dan tahu kuning asli, menu pendamping seperti Kembang Tahu Jahe hangat yang disajikan langsung di tempat merupakan salah satu menu legendaris wajib coba yang selalu dicari pelanggan lintas generasi.
3. Tahu Yun-Yi
Tepat berdampingan dengan Tahu Talaga Yun Sen di koridor Jalan Jenderal Sudirman No. 229, berdiri produsen tahu legendaris lainnya yang tidak kalah populer, yaitu Tahu Yun-Yi.
Merek legendaris ini didirikan oleh Bapak Liauw Hon Tjan pada tahun 1940. Nama "Yun-Yi" sendiri memiliki arti mendalam, yakni "Selalu Bermanfaat atau Beruntung," sebuah filosofi yang melandasi komitmen mereka untuk memproduksi makanan sehat dan bergizi tinggi bagi masyarakat luas.
Tahu Yun-Yi terkenal berkat inovasi teksturnya yang menyerupai sutra (silk tofu) sangat lembut, kenyal, dan memiliki rasa gurih alami yang pas. Keunggulan utama dari Tahu Yun-Yi adalah jaminan keamanan pangannya yang ketat.
Seluruh produk olahan kedelai diproduksi tanpa menggunakan bahan pengawet kimia berbahaya dan telah mengantongi sertifikasi resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikat Halal.
Demi kenyamanan para pelancong, Tahu Yun-Yi menyediakan kemasan boks khusus oleh-oleh isi 10 potong yang kuat dan rapi untuk mempermudah mobilisasi bagasi kendaraan atau pesawat. Harganya sendiri berkisar antara Rp15.000 hingga Rp35.000 per bungkus atau kemasan, tergantung pada jenis dan ukuran produknya.
4. Tahu Susu Lembang
Beralih ke kawasan utara Bandung yang berudara sejuk, Tahu Susu Lembang menjadi destinasi kuliner modern berkonsep unik yang tidak boleh dilewatkan. Terletak di Jalan Raya Lembang No. 177, Jayagiri, tempat ini memelopori kreasi tahu inovatif dengan mencampurkan kacang kedelai bersama susu sapi murni segar khas peternakan Lembang serta margarin.
Perpaduan unik bahan baku tersebut melahirkan cita rasa tahu yang super gurih dengan keunikan tekstur yang sangat kontras, renyah garing di bagian luar setelah digoreng, namun lembut dan lumer layaknya krim di bagian dalam.
Wisatawan bisa membeli tahu cetak bungkus plastik isi 10 potong dalam varian Kotak Putih maupun Kotak Kuning dengan harga yang relatif terjangkau. Lokasinya yang luas dan mengusung konsep drive-thru memudahkan rombongan keluarga besar berbelanja oleh-oleh dengan cepat tanpa repot mencari tempat parkir yang padat.
5. Tahu Tauhid
Masih berada di kawasan dataran tinggi Lembang, tepatnya di Jalan Cijeruk No. 113, Tahu Tauhid telah berdiri kokoh menjadi ikon kuliner khas sejak tahun 1983. Berbeda dengan varian tahu susu yang cenderung padat creamy, Tahu Tauhid menonjolkan keistimewaan pada rongga atau pori-pori halus di bagian dalam daging tahunya.
Rongga khas tersebut membuat tahu mampu menyerap bumbu rempah secara maksimal. Ketika digoreng kering dengan minyak panas, bagian kulit luar tahu akan berubah menjadi sangat renyah, sementara bagian dalamnya menyisakan tekstur empuk berongga yang gurih dan tidak membuat enek.
Tahu Tauhid dikemas menggunakan boks khusus dengan harga yang bervariasi mulai dari sekitar Rp1.200 per biji hingga Rp45.000 per kotak tergantung jenis dan isinya. Oleh karenanya, tahu ini bisa menjadi pilihan oleh-oleh yang sangat praktis dan ekonomis untuk dibagikan kepada kerabat, rekan kerja, maupun keluarga besar di rumah.
(dir/dir)
