Minum kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Namun, di balik kenikmatannya, tidak sedikit orang yang menghindari kopi karena khawatir dapat memicu naiknya asam lambung, terlebih bagi penderita gastroesophageal reflux disease (GERD).
Meski demikian, penderita GERD bukan berarti harus berhenti menikmati kopi sepenuhnya. Terdapat sejumlah siasat yang dapat dilakukan agar secangkir kopi menjadi lebih ramah bagi lambung.
Vinka Eliza Putri, seorang roaster kopi asal Jakarta yang telah lama berkecimpung di industri kopi, membagikan sejumlah tips ngopi yang lebih nyaman bagi penderita GERD.
1. Pilih Kopi Decaf
Vinka mengatakan bahwa kopi decaffeinated alias decaf bisa menjadi pilihan yang ramah lambung. Pasalnya, kadar kafein dalam jenis decaf sudah direduksi menjadi sangat rendah.
Menurutnya, saat ini kopi decaf sudah semakin mudah ditemukan, baik di kedai kopi maupun dijual dalam bentuk biji dan bubuk.
"Kalau kopi yang aman sekarang itu sudah ada kopi decaf. Itu kopi yang sangat minim kafein, jadi aman buat penderita asam lambung," ungkap Vinka ketika ditemui detikJabar di sela Cup Taster Competition 2026 di Bandung, Selasa (6/7/2026).
Adapun kopi decaf adalah kopi yang telah melalui proses khusus untuk menghilangkan sebagian besar kandungan kafeinnya dari biji mentah sebelum disangrai. Kandungan kafein kopi decaf bisa berkurang hingga lebih dari 97%.
Oleh karena itu, kopi decaf dapat menjadi pilihan bagi penderita GERD yang masih ingin menikmati cita rasa kopi tanpa harus merasakan ketidaknyamanan pada lambung setelahnya.
2. Utamakan Arabika
Selain memilih kopi decaf, ia menyarankan agar penderita GERD memilih kopi jenis Arabika. Meski dikenal memiliki karakter rasa yang lebih asam, ia mengatakan, kandungan kafein kopi Arabika justru lebih rendah dibanding Robusta.
"Arabika memang karakternya itu lebih asam. Tapi untuk kadar kafeinnya sebenarnya lebih rendah dibanding Robusta," jelasnya.
Ia menjelaskan, masih banyak orang yang beranggapan bahwa rasa asam pada Arabika membuatnya kurang cocok bagi penderita GERD. Padahal, menurutnya, yang lebih berpengaruh terhadap kondisi lambung adalah kadar kafein yang dikonsumsi.
Karena itu, Arabika dinilai menjadi pilihan yang lebih ramah bagi penderita GERD dibandingkan Robusta. Meski demikian, konsumsi kopi tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan tubuh masing-masing karena setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda.
Simak Video "Berjalan Kaki Menjelajah Persawahan di Desa Lamajang, Bandung"
(mso/mso)