Hantavirus telah menjangkiti penumpang kapal pesiar MV Hondius yang berlayar di antara Argentina-Cape Verde, tiga di antara penumpang itu dinyatakan meninggal dunia akibat virus tersebut. Sebagian dari ratusan penumpang itu juga telah berlabuh sehingga kemungkinan virus menyebar lebih cepat.
Hantavirus juga ditemukan kasusnya di Indonesia, meskipun menurut laman Kementerian Kesehatan RI, kasus di Indonesia berbeda dengan varian Hantavirus yang menyerang kapal MV Hondius. Di kapal tersebut, yang tersebar adalah Hanta Pulmonary Syndrome (HPS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, menyampaikan bahwa hingga saat ini Indonesia belum menemukan kasus HPS. Kasus yang terkonfirmasi di Indonesia merupakan tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul Virus, sebagaimana disampaikan dalam konferensi pers daring.
Namun demikian, Pemerintah RI tetap waspada terhadap virus yang menyerang saluran pernafasan ini. Diketahui, hantavirus mencuat karena orang menghirup aroma urin dan kotoran tikus.
Dengan kondisi itu, perlu kiranya kita tetap sehat dan menjaga imun serta kesehatan saluran nafas agar terhindar dari virus tersebut. Di bawah ini adalah daftar minuman yang mudah dibuat namun berkhasiat untuk kesehatan saluran pernafasan.
10 Minuman Herbal Usir Hantavirus
Menjaga daya tahan tubuh menjadi salah satu langkah penting untuk membantu tubuh menghadapi berbagai risiko penyakit infeksi, termasuk Hantavirus.
Selain menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dari tikus serta kotorannya, konsumsi minuman herbal alami juga dapat membantu memperkuat sistem imun dan menjaga kesehatan saluran pernapasan.
1. Wedang Jahe Merah
Jahe merah dikenal sebagai salah satu rempah dengan efek menghangatkan tubuh yang cukup kuat. Kandungan gingerol dan shogaol di dalamnya dipercaya membantu meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga metabolisme tubuh tetap optimal.
Minuman ini juga sering dikonsumsi saat kondisi tubuh mulai terasa tidak fit karena membantu memberikan rasa hangat dan nyaman di tenggorokan maupun dada. Efek hangat tersebut dipercaya membantu saluran pernapasan terasa lebih lega.
Selain itu, jahe merah memiliki kandungan antioksidan alami yang membantu tubuh melawan radikal bebas serta mendukung sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat menghadapi infeksi.
2. Rebusan Sambiloto
Sambiloto terkenal dengan rasa pahitnya, namun tanaman herbal ini sejak lama digunakan sebagai ramuan tradisional untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan andrographolide di dalam sambiloto dipercaya memiliki sifat antiinflamasi dan membantu meningkatkan respons imun.
Air rebusan sambiloto kerap diminum untuk membantu tubuh melawan infeksi dan mengurangi peradangan dalam tubuh. Herbal ini juga dipercaya membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan.
Meski begitu, konsumsi sambiloto sebaiknya tidak berlebihan karena rasanya cukup kuat dan pahit. Minuman ini biasanya dikonsumsi dalam jumlah secukupnya sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran tubuh.
Andrographis Paniculata Capsules ,king of bitters isolated on white background Foto: Getty Images/iStockphoto/Pranee Tiangkate |
3. Seduhan Daun Mint
Daun mint memiliki aroma segar dengan kandungan menthol alami yang memberi sensasi dingin dan nyaman saat diminum. Seduhan atau teh daun mint dipercaya membantu membuat pernapasan terasa lebih lega dan tubuh menjadi lebih rileks.
Uap hangat dari teh mint juga kerap dimanfaatkan untuk membantu memberikan rasa nyaman pada hidung dan tenggorokan. Karena itu, minuman ini sering dikonsumsi saat cuaca dingin atau ketika tubuh mulai terasa kurang fit.
Selain menyegarkan, daun mint juga mengandung antioksidan alami yang membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum dan mendukung daya tahan tubuh.
4. Kayu Manis Infus
Kayu manis memiliki aroma khas yang menenangkan sekaligus menghangatkan tubuh. Rempah ini dipercaya mengandung senyawa alami yang membantu menjaga kesehatan dan mendukung sistem imun tubuh.
Untuk membuat infusi kayu manis, batang kayu manis cukup direndam dalam air panas beberapa menit hingga sari dan aromanya keluar. Cara ini dinilai mampu mempertahankan kandungan alami kayu manis tanpa merusaknya karena perebusan terlalu lama.
Selain membantu tubuh terasa hangat, minuman ini juga dipercaya baik untuk membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan dan mengurangi rasa tidak nyaman saat cuaca dingin.
5. Jeruk Nipis dan Madu Diseduh
Jeruk nipis dan madu menjadi kombinasi herbal yang cukup populer di masyarakat. Kandungan vitamin C pada jeruk nipis membantu mendukung sistem kekebalan tubuh, sementara madu dikenal memiliki sifat alami yang menenangkan tenggorokan.
Minuman ini sering dikonsumsi saat tubuh terasa lelah, tenggorokan kurang nyaman, atau saat cuaca sedang tidak menentu. Sensasi hangat dan segarnya dipercaya membantu tubuh terasa lebih segar.
Selain itu, madu juga mengandung antioksidan alami yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum dan mendukung pemulihan kondisi tubuh.
6. Teh Bunga Telang dan Serai
Bunga telang dikenal kaya antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas. Saat diseduh air panas, bunga telang menghasilkan warna biru alami yang khas dan menarik.
Minuman ini sering dipadukan dengan serai yang memiliki aroma segar serta memberi efek hangat pada tubuh. Serai juga dipercaya membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan dan membantu tubuh terasa lebih rileks.
Kombinasi bunga telang dan serai menjadi minuman herbal yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga dipercaya membantu menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal.
Ilustrasi teh bunga telang Foto: Getty Images/iStockphoto/DeeNida |
7. Rebusan Daun Sirih
Daun sirih telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional karena dikenal memiliki sifat antiseptik alami. Air rebusannya dipercaya membantu menjaga kebersihan tenggorokan dan saluran pernapasan.
Sirih hijau lebih umum digunakan karena aromanya lebih ringan dibandingkan sirih merah. Meski demikian, keduanya sama-sama dipercaya memiliki manfaat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.
Dalam budaya masyarakat Sunda, daun sirih juga kerap dikaitkan dengan berbagai ramuan tradisional untuk membantu tubuh tetap bugar dan cepat pulih dari rasa kurang sehat.
8. Parutan Temulawak
Temulawak merupakan tanaman herbal yang cukup populer di Indonesia. Kandungan kurkumin dan xanthorrhizol di dalamnya dipercaya membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan organ tubuh.
Minuman temulawak sering dikonsumsi untuk membantu tubuh tetap hangat dan menjaga stamina. Selain itu, herbal ini juga dipercaya membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Temulawak bagusnya diparut, lalu parutannya direbus sehingga menjadi minuman hangat. Rasa khas temulawak yang sedikit pahit biasanya dipadukan dengan gula aren atau madu agar lebih nyaman diminum.
Ilustrasi temulawak Foto: Getty Images/iStockphoto/eskymaks |
9. Teh Hijau
Teh hijau kaya akan antioksidan, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang dipercaya membantu meningkatkan sistem imun tubuh dan menjaga kesehatan sel-sel tubuh.
Minuman ini juga sering dikonsumsi untuk membantu tubuh tetap segar dan mengurangi efek radikal bebas akibat aktivitas harian. Kandungan antioksidannya dinilai baik untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Sejumlah penelitian juga menyebut teh hijau memiliki potensi membantu tubuh dalam menghadapi infeksi dan menjaga kesehatan saluran pernapasan.
10. Rebusan Cengkeh
Cengkeh atau cengkih mengandung senyawa eugenol yang memberikan efek hangat dan aroma khas. Air rebusan cengkeh dipercaya membantu tubuh terasa lebih rileks dan nyaman.
Minuman herbal ini juga sering dikonsumsi untuk membantu menjaga kesehatan tenggorokan dan saluran pernapasan, terutama saat cuaca dingin atau musim hujan. Namun penggunaan cengkeh sebaiknya tidak berlebihan agar rasa minuman tidak terlalu pekat dan tetap nyaman diminum.
(dir/dir)



