Terik 38 Derajat di Malaysia, Telur Bisa Matang Tanpa Api

Kabar Internasional

Terik 38 Derajat di Malaysia, Telur Bisa Matang Tanpa Api

Riska Fitria - detikJabar
Sabtu, 04 Apr 2026 23:00 WIB
Suhu Tembus 38 Derajat C, Pria Ini Bisa Masak Telur di Bawah Matahari
Suhu Tembus 38 Derajat C, Pria Ini Bisa Masak Telur di Bawah Matahari (Foto: NST)
Jakarta -

Gelombang panas yang melanda Malaysia belakangan ini terasa semakin menyengat. Suhu yang mencapai 38 derajat Celsius tak hanya membuat aktivitas warga terganggu, tetapi juga memunculkan fenomena tak biasa-memasak telur tanpa api, cukup dengan panas matahari.

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. Melansir detikFood, seorang perempuan bernama Zamira bersama anaknya mencoba sebuah eksperimen sederhana di kawasan Padang Terap, Kedah. Mereka meletakkan wajan kosong di bawah terik matahari, tanpa kompor atau sumber panas lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waktu pun berjalan. Hampir satu jam kemudian, telur yang dituangkan ke atas wajan panas mulai berubah. Perlahan, bagian putihnya mengeras, sementara kuningnya tampak mengental, tanda-tanda telur itu mulai matang.

"Ini eksperimen telur dengan suhu hari ini yang mencapai 38 derajat Celsius di Padang Terap. Panas sekali," ujar Zamira dalam video tersebut, seperti dilaporkan New Straits Times.

ADVERTISEMENT

Pada hari yang sama, wilayah Padang Terap memang tercatat mengalami gelombang panas Level 2. Kondisi ini ditandai dengan suhu harian yang bertahan di kisaran 37 hingga 40 derajat Celsius selama beberapa hari berturut-turut.

Video tersebut pun dengan cepat menyita perhatian publik. Lebih dari 3,5 juta kali ditonton, unggahan itu memicu beragam reaksi, mulai dari rasa takjub hingga kekhawatiran.

Sebagian warganet mengaku merasakan langsung betapa ekstremnya suhu saat ini. Ada yang menyebut panas di wilayah Perak bahkan lebih menyengat, disertai gangguan pasokan air saat Hari Raya. Yang lain mengeluhkan perangkat ponsel mereka yang tak bisa digunakan karena suhu terlalu tinggi.

Fenomena ini menjadi gambaran nyata bagaimana gelombang panas kian intens dirasakan masyarakat. Apa yang sebelumnya terdengar mustahil, memasak dengan sinar matahari, kini perlahan menjadi kenyataan di tengah perubahan cuaca ekstrem.

Artikel ini sudah tayang di detikFood




(raf/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads