5 Makanan yang Tidak Cocok Dikonsumsi Bersama Susu

5 Makanan yang Tidak Cocok Dikonsumsi Bersama Susu

Tim detikFood - detikJabar
Kamis, 29 Jan 2026 05:00 WIB
5 Makanan yang Tidak Cocok Dikonsumsi Bersama Susu
Ilustrasi susu (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Bandung -

Susu selama ini dikenal sebagai minuman bernutrisi tinggi yang mengandung kalsium, protein, serta vitamin penting untuk menjaga kekuatan tulang, mendukung pertumbuhan anak, dan membantu pemulihan tubuh. Namun, tidak semua makanan cocok dikonsumsi bersamaan dengan susu.

Dalam sejumlah tradisi diet kuno, khususnya Ayurveda dari India, susu digolongkan sebagai makanan yang sensitif dan membutuhkan kondisi pencernaan tertentu agar nutrisinya terserap optimal. Kombinasi yang keliru justru bisa memicu gangguan pencernaan hingga rasa tidak nyaman di tubuh.

Dilansir detikFood yang mengutip Times of India (24/1), berikut ini beberapa makanan populer yang tidak disarankan dikombinasikan dengan susu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa Susu Tidak Cocok Dicampur Sembarangan?

Dalam prinsip Ayurveda, susu memiliki sifat menenangkan, dingin, dan berat. Karena itu, susu sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan pencernaan yang stabil. Ketika dipadukan dengan makanan tertentu yang bersifat asam, panas, atau berat, reaksi di dalam tubuh bisa memicu fermentasi, perlambatan cerna, hingga penumpukan lendir.

ADVERTISEMENT

Daftar Makanan yang Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Bersama Susu

1. Buah-buahan, Terutama yang Bersifat Asam

Mengonsumsi susu bersamaan dengan buah asam seperti jeruk, lemon, nanas, atau stroberi dapat menyebabkan susu menggumpal di dalam lambung. Reaksi ini terjadi akibat interaksi antara asam buah dan protein susu.

Dampaknya, proses pencernaan menjadi lebih lambat dan dapat memicu keluhan seperti kembung, gas berlebih, hingga rasa berat di perut. Bahkan buah manis seperti pisang yang sering dicampur dalam smoothie susu tetap berpotensi meningkatkan produksi lendir dan memperberat pencernaan.

2. Ikan

Dalam tradisi diet kuno, susu dan ikan dianggap memiliki energi yang saling bertolak belakang. Susu bersifat dingin, sementara ikan diyakini memiliki sifat panas. Jika dikonsumsi bersamaan, kombinasi ini dipercaya dapat mengganggu keseimbangan sistem pencernaan.

Selain itu, kandungan protein tinggi dari kedua bahan ini juga berpotensi membebani kerja lambung, terutama jika dikonsumsi secara rutin.

3. Makanan Asin

Makanan dengan kadar garam tinggi cenderung meningkatkan panas dan keasaman tubuh. Sebaliknya, susu memiliki efek menenangkan. Ketika dikombinasikan, perbedaan sifat ini bisa mengganggu kerja enzim pencernaan dan meningkatkan risiko fermentasi di dalam usus.

Contoh yang sering ditemui adalah konsumsi susu bersamaan dengan camilan asin seperti keripik atau makanan berat yang mengandung keju asin.

4. Makanan Asam

Selain buah, makanan lain yang bersifat asam seperti acar, makanan berbasis cuka, atau sayuran fermentasi juga tidak dianjurkan dikombinasikan dengan susu. Kandungan asam dapat membuat susu menggumpal secara tidak sempurna di dalam lambung.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan rasa mual, perut terasa penuh, hingga gangguan pencernaan yang berkepanjangan, terutama bagi mereka yang memiliki lambung sensitif.

5. Telur

Meski sarapan ala modern kerap menyajikan telur dan susu secara bersamaan, tradisi diet kuno justru menyarankan sebaliknya. Telur dan susu sama-sama kaya protein dan nutrisi, tetapi memiliki karakter pencernaan yang berbeda.

Jika dikonsumsi bersamaan, kombinasi ini bisa memperlambat proses cerna dan membuat rasa kenyang terasa lebih berat, terutama pada orang dengan sistem pencernaan yang kurang kuat.


Artikel ini telah tayang di detikFood. Baca selengkapnya di sini.

(iqk/iqk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads