5 Minuman Jahe Ampuh Redakan Batuk Lengkap dengan Caranya Buatnya

5 Minuman Jahe Ampuh Redakan Batuk Lengkap dengan Caranya Buatnya

Nur Khansa Ranawati - detikJabar
Selasa, 11 Nov 2025 13:02 WIB
Ilustrasi Air Rebusan Jahe, Kunyit, dan Sereh
Ilustrasi minumah jahe (Foto: Freepik)
Jakarta -

Jahe (Zingiber officinale) dikenal luas sebagai rempah serbaguna yang tak hanya memperkaya rasa masakan, tetapi juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Tanaman yang tumbuh subur di daerah tropis ini telah lama digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional, seperti Ayurveda dari India, pengobatan tradisional Tiongkok, dan Unani dari Timur Tengah.

Untuk pengobatan, rimpang jahe adalah bagian paling banyak digunakan karena mengandung banyak senyawa bioaktif yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh. Aroma khas dan rasa hangatnya membuat jahe kerap dijadikan bahan dasar minuman herbal, terutama untuk meredakan batuk, flu, dan masuk angin.

Selain mudah ditemukan, cara membuat minuman jahe pun terbilang sederhana. Berikut ulasan lengkap tentang kandungan jahe, manfaatnya, serta cara membuat berbagai varian minuman jahe untuk meredakan batuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kandungan Jahe

Dibalik rasanya yang pedas hangat, jahe menyimpan segudang senyawa aktif yang bermanfaat bagi tubuh. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jahe mengandung kandungan aktif alkaloid, flavonoid, fenolik, triterpenoid, gingerol, dan saponin. Komponen utamanya, gingerol, memiliki efek antiinflamasi khas dari rimpang jahe.

Senyawa-senyawa aktif dalam jahe ini berperan sebagai analgesik (pereda nyeri), antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, serta antitumor. Secara farmakologis, jahe juga memiliki efek karminatif alias mengurangi gas dalam perut, stimulan pencernaan, vasodilator (melancarkan pembuluh darah), dan ekspektoran atau membantu mengeluarkan lendir di saluran pernapasan.

ADVERTISEMENT

Menurut penelitian Syarah (2020), jahe termasuk bahan alami yang aman digunakan, bahkan untuk ibu hamil, asalkan dikonsumsi dalam takaran wajar. Studi toksikologi juga memperlihatkan bahwa jahe tidak menyebabkan efek teratogenik (kelainan janin) pada dosis normal. Namun, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari karena bisa menimbulkan efek samping seperti nyeri lambung, mulas, atau reaksi alergi (Miyada Nur Ahnafani, 2024).

Manfaat Jahe

Salah satu fungsi kesehatan yang banyak dicari dari jahe adalah kemampuannya dalam meredakan batuk dan gejala pilek. Khasiat ini tak hanya dipercaya turun-temurun, tapi juga telah dibuktikan lewat berbagai penelitian ilmiah.

Penelitian yang dilakukan oleh Reni Handayani dkk (2023) menunjukkan bahwa pemberian jahe merah dan jeruk nipis dapat mempercepat penyembuhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak balita. Penelitian lain oleh Zahra Umami dkk (2020) juga menguatkan temuan serupa.

Dalam penelitiannya berjudul Aktivitas Antitusif Kombinasi Ekstrak Etanol Jahe Merah dan Daun Ungu, kombinasi ekstrak kedua tanaman ini terbukti mampu menekan frekuensi batuk hingga 73%. Kombinasi ini menghasilkan efek sinergis dalam meningkatkan aktivitas antitusif, menjadikannya alternatif alami yang menjanjikan untuk mengatasi batuk.

Selain meredakan batuk, fungsi lain dari jahe untuk kesehatan tubuh di antaranya adalah:

Mengatasi Masalah Pencernaan

Jahe dapat merangsang produksi enzim pencernaan dan empedu, membantu mengurangi perut kembung, serta memperlancar proses pencernaan makanan (Andarwulan, 2021). Jahe juga dikenal efektif mengatasi mual dan muntah akibat kehamilan, mabuk perjalanan, maupun efek kemoterapi.

Namun, bagi yang memiliki masalah lambung seperti GERD atau luka lambung, disarankan untuk tidak berlebihan mengkonsumsi jahe. Menurut penelitian Miyada Nur Ahnafani (2024), konsumsi jahe berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti nyeri ulu hati atau iritasi lambung.

Mengurangi Peradangan

Jahe mengandung gingerol, senyawa bioaktif yang bertindak sebagai antiinflamasi alami. Gingerol bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin dan leukotriene, dua senyawa penyebab peradangan dalam tubuh (Shandy dkk, 2023; Anggraeni dkk, 2024). Karena itu, konsumsi jahe secara rutin dapat membantu mengurangi nyeri otot, pegal, hingga gejala arthritis.

Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Penelitian oleh Tanaya (2022) menunjukkan bahwa jahe juga memiliki efek kardioprotektif, yaitu membantu menjaga kesehatan jantung. Senyawa aktif dalam jahe dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), mencegah penggumpalan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. Konsumsi jahe secara teratur juga disebut dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner secara signifikan.

Meredakan Nyeri

Bagi wanita yang sering mengalami nyeri haid, minuman jahe bisa menjadi solusi alami yang menenangkan. Kandungan antiinflamasi dan analgesiknya mampu meredakan kram perut, nyeri pinggang, serta perut kembung akibat haid. Jahe juga bermanfaat untuk mengurangi nyeri otot setelah berolahraga berkat efek antioksidan dan antiinflamasinya.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan antioksidan seperti vitamin C dan selenium dalam jahe merah berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jahe membantu melawan infeksi virus dan bakteri, serta mempercepat proses pemulihan saat tubuh sakit, misalnya flu atau demam. Antioksidan ini juga berfungsi menangkal radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh dan menurunkan imunitas.

Cara Membuat Minuman Jahe untuk Batuk

Untuk mendapatkan manfaat optimal dari jahe sebagai pereda batuk, detikers bisa mencoba berbagai racikan minuman jahe berikut ini. Cara membuatnya mudah dan bahan-bahannya pun mudah ditemukan di dapur.

1. Jahe dan Jeruk Nipis

Bahan:

1 ruas jahe segar, digeprek
1 buah jeruk nipis
1 gelas air
Cara membuat:
Rebus satu gelas air hingga mendidih, lalu masukkan jahe yang telah digeprek. Tutup panci dan biarkan selama lima menit agar sari jahe keluar sempurna. Setelah itu, angkat, tuang ke dalam gelas, lalu tambahkan perasan jeruk nipis. Minuman ini cocok diminum selagi hangat untuk membantu melegakan tenggorokan dan meredakan batuk berdahak.

2. Air Rebusan Jahe

Bahan:

1 potong jahe, dikupas dan diiris tipis
3 gelas air
Cara membuat:
Masukkan air ke dalam panci dan didihkan. Tambahkan irisan jahe, lalu rebus selama 10 menit. Setelah itu, saring dan tuang ke dalam cangkir. Air rebusan jahe ini bisa diminum langsung atau ditambah madu agar rasanya lebih lembut dan menenangkan.

3. Jahe dan Serai

Bahan:

1 ruas jahe
1 batang serai, memarkan
1 sdt gula pasir
Sedikit gula merah atau gula batu
200 ml air
Cara membuat:
Bakar jahe sebentar agar aromanya keluar lebih kuat. Rebus air hingga mendidih, masukkan jahe dan serai, lalu tambahkan gula sesuai selera. Setelah matang, diamkan selama lima menit agar rasanya meresap, kemudian saring dan sajikan. Minuman ini memberi sensasi hangat yang bisa membantu meredakan batuk dan flu ringan.

4. Jahe, Jeruk Nipis, dan Madu

Bahan:

1 ruas jahe (5 cm), digeprek atau diiris tipis
½ buah jeruk nipis, peras airnya
1 sdm madu murni
200 ml air
Cara membuat:
Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan jahe dan rebus selama beberapa menit. Setelah aromanya keluar, saring airnya dan biarkan hingga hangat. Tambahkan madu dan perasan jeruk nipis, aduk hingga rata. Minuman ini dapat meredakan batuk dan sekaligus meningkatkan imunitas tubuh.

5. Wedang Jahe

Bahan:

1 liter air
100 gram jahe, iris kasar dan memarkan
2 batang serai, memarkan
2 lembar daun pandan
200 gram gula merah (bisa diganti gula batu)
¼ sdt garam
1 batang kayu manis (opsional)
Cara membuat:
Rebus semua bahan secara bersamaan dengan api kecil selama 20-30 menit hingga aromanya harum dan rasa rempahnya keluar sempurna. Setelah itu, saring dan sajikan selagi hangat. Wedang jahe tak hanya ampuh untuk meredakan batuk, tapi juga membantu menghangatkan tubuh dan meningkatkan energi.

Demikian ulasan mengenai kandungan dan khasiat tanaman jahe untuk kesehatan, lengkap dengan cara membuat minuman jahe yang enak dan ampuh untuk meredakan batuk. Selamat mencoba!



(tya/tya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads