Kota Detroit kembali menghadapi ancaman besar ketika sebuah perusahaan raksasa berusaha mengubah kawasan permukiman menjadi kota modern demi kepentingan bisnis. Warga yang telah lama tinggal di sana terancam kehilangan rumah, sementara aparat bersenjata dikerahkan untuk memaksa mereka pergi. Di tengah situasi yang semakin panas, RoboCop harus memilih antara mengikuti perintah atau melindungi masyarakat yang membutuhkan pertolongannya.
Film aksi fiksi ilmiah garapan Fred Dekker ini dibintangi Robert John Burke sebagai Alex Murphy alias RoboCop. Nancy Allen kembali memerankan Anne Lewis, rekan Murphy di kepolisian, sementara Rip Torn tampil sebagai pimpinan OCP. Film ini juga menghadirkan Remy Ryan sebagai Nikko Halloran, Jill Hennessy sebagai Dr. Marie Lazarus, serta Bruce Locke sebagai Otomo, robot tempur yang menjadi lawan tangguh bagi RoboCop.
Konflik bermula ketika Omni Consumer Products (OCP) menjalankan proyek Delta City, sebuah rencana pembangunan kota baru yang mengharuskan banyak warga Detroit meninggalkan tempat tinggal mereka. Untuk mempercepat proyek tersebut, perusahaan menggunakan pasukan khusus bernama Rehab yang bertugas mengusir penduduk. Situasi pun berubah menjadi mencekam karena warga tidak hanya menghadapi ancaman kehilangan rumah, tetapi juga kekerasan dari kelompok bersenjata yang memiliki dukungan korporasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alex Murphy awalnya masih menjalankan tugas sebagai RoboCop di tengah situasi yang semakin sulit. Namun, ia mulai melihat sisi gelap operasi penggusuran tersebut. Perintah yang datang dari pihak berwenang bertentangan dengan nalurinya untuk melindungi masyarakat. Anne Lewis turut menghadapi dilema serupa ketika keduanya berhadapan dengan pasukan yang menjalankan agenda OCP. Ketegangan meningkat saat konflik di jalanan berubah menjadi pertarungan terbuka.
Di tengah kekacauan itu, RoboCop bertemu dengan kelompok warga yang menolak meninggalkan rumah mereka. Salah satu sosok penting dalam perlawanan tersebut adalah Nikko, seorang anak dengan kemampuan meretas sistem komputer. Informasi yang ia miliki membantu membuka gambaran mengenai operasi OCP. RoboCop pun mulai bekerja bersama para pemberontak, meski keputusan tersebut membuat posisinya semakin berbahaya. Kini, ia tak hanya harus menghadapi ancaman bersenjata, tetapi juga berhadapan dengan kekuatan perusahaan yang memiliki sumber daya jauh lebih besar.
OCP tidak tinggal diam ketika perlawanan warga semakin kuat. Perusahaan mengerahkan pasukan untuk memburu mereka dan menghentikan setiap upaya yang dapat menggagalkan pembangunan Delta City. Dalam bentrokan yang semakin brutal, RoboCop harus menanggung kehilangan dan menghadapi kenyataan pahit tentang orang-orang di sekitarnya. Kesetiaannya kepada tugas sebagai polisi pun diuji, terutama ketika perintah dari pihak berwenang justru menempatkannya berseberangan dengan prinsip yang selama ini ia pegang.
Ancaman baru muncul ketika OCP mengirim Otomo, robot tempur canggih yang dirancang untuk menghabisi lawan dengan kemampuan bertarung yang mematikan. Berbeda dari musuh sebelumnya, Otomo memiliki teknologi dan kecepatan yang membuat pertarungan semakin sulit. RoboCop harus mencari cara untuk mengimbangi kekuatan lawan sambil menjaga keselamatan kelompok warga. Dengan persenjataan terbatas dan tekanan yang terus meningkat, peluang untuk menghentikan operasi penggusuran tampak semakin tipis.
Di tengah pertempuran, RoboCop mendapat dukungan dari Dr. Marie Lazarus dan para pejuang yang tak mau menyerah begitu saja. Mereka berusaha memanfaatkan setiap celah untuk melawan kekuatan OCP. Namun, perusahaan itu masih memiliki pasukan, teknologi, dan rencana besar yang belum sepenuhnya terungkap. RoboCop pun harus mengandalkan keberanian sekaligus kecerdikannya untuk menghadapi musuh yang terus memperkuat pertahanan. Satu kesalahan saja bisa membuat perjuangan warga Detroit berakhir sebelum mereka berhasil merebut kembali haknya.
Film RoboCop 3 tayang di Bioskop Trans TV pada Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 22.00 WIB. Pertarungan RoboCop melawan OCP bukan sekadar duel antara polisi robot dan pasukan bersenjata, melainkan juga perjuangan warga kecil menghadapi kekuasaan yang mengabaikan keselamatan mereka. Ketika Otomo semakin mendekat dan nasib Detroit berada di ujung tanduk, RoboCop harus mempertaruhkan segalanya untuk menghentikan rencana tersebut. Mampukah ia menggagalkan proyek Delta City sebelum seluruh kawasan jatuh ke tangan OCP?
(iqk/iqk)
