Detroit kembali menjadi kota yang sulit dikendalikan. Kejahatan merajalela, aparat kewalahan, dan narkoba sintetis mulai menguasai jalanan. Di tengah kekacauan itu, RoboCop masih menjadi tumpuan untuk menjaga keamanan warga. Namun, kali ini ancaman yang dihadapinya bukan hanya para penjahat bersenjata. Sebuah proyek teknologi ambisius justru berpotensi melahirkan lawan yang jauh lebih berbahaya dalam film fiksi ilmiah RoboCop 2.
Film garapan Irvin Kershner ini kembali menampilkan Peter Weller sebagai Alex Murphy alias RoboCop dan Nancy Allen sebagai Anne Lewis, rekan polisinya. Sejumlah pemain lain turut meramaikan cerita, di antaranya Dan O'Herlihy sebagai pimpinan OCP, Belinda Bauer sebagai Dr. Juliette Faxx, Tom Noonan sebagai Cain, serta Gabriel Damon sebagai Hob. Film ini memadukan aksi futuristis dengan kritik terhadap ambisi perusahaan dan penyalahgunaan teknologi.
Masalah di Detroit semakin rumit ketika Nuke, narkoba sintetis berbahaya, menyebar luas di tengah masyarakat. Peredarannya dikendalikan Cain, gembong narkoba yang memiliki pengikut fanatik. Kelompok ini bergerak semakin berani, sementara kondisi kota yang memburuk membuat tugas polisi kian berat. RoboCop pun harus bekerja lebih keras untuk menghentikan jaringan kriminal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, perusahaan Omni Consumer Products (OCP) memiliki agenda sendiri. Perusahaan itu ingin memperluas kendali atas kota sekaligus menciptakan penerus RoboCop yang dinilai lebih unggul. Namun, sejumlah percobaan awal tidak berjalan sesuai harapan. Para kandidat gagal dikendalikan karena sistem teknologi yang ditanamkan justru menimbulkan masalah serius.
Dr. Juliette Faxx kemudian melihat peluang lain untuk menyelamatkan proyek tersebut. Ia menilai sosok dengan latar belakang tertentu bisa menjadi bahan yang tepat untuk menciptakan RoboCop generasi baru. Perhatiannya pun tertuju pada Cain, penjahat yang selama ini membuat Detroit semakin kacau. Keputusan itu membuka jalan bagi eksperimen berisiko tinggi yang dapat mengubah arah konflik.
Sementara itu, RoboCop terus memburu jaringan Nuke dan berusaha menghentikan Cain. Ia harus menghadapi musuh yang bukan hanya licin, tetapi juga memiliki pengaruh besar di dunia kriminal. Di tengah tugasnya, ingatan Alex Murphy tentang kehidupan sebagai manusia masih membayangi. Konflik batin itu berjalan beriringan dengan tugasnya menjaga kota, saat pihak-pihak berkuasa justru menjalankan rencana yang belum tentu berpihak kepada masyarakat.
Rencana OCP akhirnya mengarah pada proyek RoboCop 2, sebuah mesin tempur yang dirancang untuk menjadi lebih kuat. Namun, teknologi canggih tidak otomatis menjamin kendali penuh atas sosok di balik mesin tersebut. Ketika kepentingan perusahaan, eksperimen berbahaya, dan kekerasan jalanan bertemu, situasi semakin sulit diprediksi. RoboCop kini menghadapi ancaman yang bisa menandingi kekuatannya sendiri.
Kemunculan lawan baru itu membuat pertarungan untuk menyelamatkan Detroit memasuki babak yang lebih berbahaya. RoboCop harus mengandalkan kemampuan tempur dan naluri manusianya untuk menghadapi sesuatu yang diciptakan oleh ambisi perusahaan. Mampukah ia menghentikan proyek tersebut sebelum kota jatuh ke dalam kekacauan yang lebih parah? Saksikan aksi Peter Weller dalam RoboCop 2 di Bioskop Trans TV.
Jadwal Acara Trans TV Hari Ini
Simak aksinya di Bioskop Trans TV yang bakal tayang Selasa (20/10/2026) pukul 22.00 WIB, hanya di Trans TV.
05:00 Islam Itu Indah
06:30 Insert Pagi
07:30 CNN Indonesia Good Morning
08:30 Pagi-Pagi Ambyar
10:30 Insert
12:30 Brownis (Obrolan Manis)
14:00 Rumpi (No Secret)
15:00 Insert Today
16:00 CNN Indonesia News Update
16:30 Dream Box Indonesia
17:30 Bikin Laper
18:45 Insert Story
20:00 Bioskop Trans TV - John Wick: Chapter 3 - Parabellum
22:00 Bioskop Trans TV - Robocop 2
Detikers bisa menyaksikannya di layar kaca, streaming di www.transtv.co.id, melalui aplikasi detikcom, atau berlangganan TransVision. Jangan sampai ketinggalan ya!
(iqk/iqk)
