Gebrakan ITB Hackathon 2026: Ubah Riset Jadi Solusi Nyata

Wisma Putra - detikJabar
Senin, 05 Okt 2026 19:30 WIB
ITB Hackathon Seri 2026 (Foto: Istimewa).
Bandung -

Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menggebrak dunia inovasi lewat ITB Hackathon Seri 2026. Mengusung tema besar "Dari Ide Menuju Dampak", ajang ini menjadi jembatan strategis untuk mengubah hasil riset kampus menjadi solusi nyata bagi industri, pemerintah, dan masyarakat melalui pendekatan demand-driven innovation.

Tahun ini, ITB memberikan sorotan khusus pada sektor digitalisasi dan semikonduktor. Kompetisi ini bakal memacu kreativitas peserta dalam mengembangkan teknologi mutakhir, mulai dari AI Accelerator, Chip Design, hingga Edge Intelligence. Seluruh inovasi tersebut akan dikompetisikan dalam agenda utama bertajuk Deeptech for Smart-X Hackathon yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Oktober 2026.

Ajang ini terbuka lebar bagi siapa saja. Penyelenggara mengundang mahasiswa, dosen, peneliti, startup founder, profesional, komunitas teknologi, hingga mitra industri untuk berkolaborasi. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem teknologi yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berdaya saing di kancah global.

Direktur Hilirisasi dan Komersialisasi Produk Teknologi ITB, Hary Devianto, menjelaskan bahwa Hackathon ITB Series kali ini meluncurkan empat kategori sekaligus, yakni AI-based, Deep Tech Smart X, Genomics, hingga Semikonduktor.

"Harapannya kita bisa menghasilkan ide-ide kreatif. Tadi disampaikan oleh Pak Dirjen juga, ekspektasi yang diharapkan di masa depan itu tidak jauh dari problem solving, tidak jauh dari creativity dan juga resilience. Dan harapannya dengan Hackathon series ini kita bisa mendapatkan talenta-talenta unggul yang bisa mensupport sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh riset McKinsey di Januari 2026 ini. Sehingga konsep masyarakat 5.0 itu bisa tercapai," kata Hary usai menghadiri pembukaan Hackathon 2026 di Aula Barat ITB, Senin (5/10/2026).

Simak Video "Video: Digitalisasi dan Masa Depan Ekonomi Takalar"


(wip/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork