Setiap tahunnya, Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) diperingati setiap 9 September. Peringatan ini merujuk pada sejarah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) I yang digelar di Solo pada 9-12 September 1948.
Menjelang Hari Olahraga Nasional 2026, informasi mengenai sejarah HAORNAS, tujuan penyelenggaraan hingga logo resmi kembali banyak dicari.
Lantas, bagaimana sejarah penetapan HAORNAS, apa tujuan penyelenggaraannya, serta seperti apa logo resmi Hari Olahraga Nasional 2026? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejarah Hari Olahraga Nasional
Sejarah Hari Olahraga Nasional berkaitan erat dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama atau PON I. Ajang tersebut digelar di Solo, Jawa Tengah, pada 9-12 September 1948.
Pada masa itu, Indonesia yang baru merdeka belum diterima sebagai anggota International Olympic Committee (IOC). Kondisi tersebut membuat atlet Indonesia tidak dapat mengikuti Olimpiade London 1948.
Indonesia sempat ditawari untuk mengikuti ajang tersebut dengan menggunakan paspor Belanda. Namun, tawaran itu ditolak karena Indonesia ingin tampil sebagai negara merdeka dan menggunakan identitasnya sendiri.
Kondisi tersebut kemudian mendorong para tokoh olahraga Indonesia untuk menyelenggarakan kompetisi olahraga berskala nasional. Gagasan tersebut diwujudkan melalui PON I yang diselenggarakan di Solo pada September 1948.
PON I kemudian menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah olahraga Indonesia. Pada masa tersebut, olahraga juga menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan menunjukkan eksistensi Indonesia sebagai negara yang telah merdeka.
Tanggal pembukaan PON I, yakni 9 September 1948, kemudian memiliki makna khusus bagi olahraga Indonesia.
Penetapan 9 September sebagai Hari Olahraga Nasional secara resmi dituangkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 1985 tentang Hari Olahraga Nasional. Sejak saat itu, HAORNAS diperingati setiap 9 September.
Sebelumnya, pembahasan mengenai penetapan Hari Olahraga Nasional juga telah berlangsung di lingkungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Dalam Sidang Paripurna KONI XIII di Senayan, Jakarta, pada 16-17 Mei 1983, Ketua Umum KONI Pusat Sri Sultan Hamengku Buwono IX mengusulkan tanggal tertentu sebagai momentum peringatan Hari Olahraga Nasional.
Usulan tersebut dilatarbelakangi keinginan untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam berolahraga sekaligus meningkatkan prestasi olahraga nasional.
Pada 9 September 1983, Presiden Soeharto juga menetapkan tanggal tersebut sebagai peringatan Hari Olahraga Nasional saat meresmikan pemugaran Stadion Sriwedari di Surakarta. Penetapan secara resmi kemudian dituangkan melalui Keputusan Presiden Nomor 67 Tahun 1985.
Tujuan Penyelenggaraan Hari Olahraga Nasional
Peringatan Hari Olahraga Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya aktivitas olahraga dan kebugaran.
Jika dahulu olahraga memiliki peran besar dalam menunjukkan persatuan dan eksistensi bangsa, tantangan saat ini adalah bagaimana olahraga dapat menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat.
Karena itu, penyelenggaraan HAORNAS diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk lebih aktif berolahraga dalam keseharian. HAORNAS berupaya agar olahraga tidak hanya identik dilakukan oleh atlet profesional, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Berdasarkan Surat Edaran Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional ke-43 Tahun 2026 Nomor B/BO.04/9.7.43/MPO/IX/2026, peringatan HAORNAS 2026 diharapkan menjadi momentum untuk bersama-sama meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Selain itu, peringatan HAORNAS diarahkan untuk:
- Meningkatkan kebugaran masyarakat.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga.
- Menguatkan prestasi olahraga nasional.
- Membangun budaya hidup aktif dan bugar.
- Menguatkan ekosistem industri olahraga yang berkelanjutan di Indonesia.
Tema Hari Olahraga Nasional 2026
Hari Olahraga Nasional 2026 merupakan peringatan HAORNAS ke-43. Tahun ini, tema yang diusung adalah "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!".
Melalui tema tersebut, HAORNAS 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga dan menjaga kebugaran.
Tidak hanya itu, tema tersebut juga berkaitan dengan upaya meningkatkan prestasi olahraga nasional serta memperkuat ekosistem industri olahraga yang berkelanjutan.
Logo Hari Olahraga Nasional 2026
Logo Hari Olahraga Nasional 2026 memiliki dominasi warna merah dengan tulisan "Haornas 2026 Hari Olahraga Nasional" berwarna putih.
Tema HAORNAS 2026, yakni "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!", juga tercantum di dalam logo tersebut.
Salah satu elemen visual yang menonjol adalah bentuk menyerupai obor yang menyala. Bentuk tersebut tersusun dari stilasi figur orang yang sedang melakukan berbagai aktivitas olahraga.
Figur dalam logo menggambarkan sejumlah cabang olahraga, mulai dari lari, bersepeda, angkat besi, bola voli hingga bulu tangkis.
Logo tersebut sekaligus menjadi identitas visual peringatan Hari Olahraga Nasional 2026 yang memasuki tahun ke-43.
Link Download Logo Hari Olahraga Nasional 2026
Bagi masyarakat, instansi maupn organisasi yang membutuhkan logo Hari Olahraga Nasional 2026 untuk kebutuhan publikasi atau peringatan HAORNAS, file logo dapat diunduh melalui tautan berikut.
Link download logo Hari Olahraga Nasional 2026: https://drive.google.com/file/d/16IFC0moURiNnQ6DwK6EKGNf9hjojsmmJ/view?usp=drivesdk
Demikian ulasan mengenai Hari Olahraga Nasional 2026, mulai dari sejarah, tujuan penyelenggaraan, tema, logo hingga link download logo resminya. Semoga membantu!
(iqk/iqk)
