Sinopsis Film Creed, Petinju Muda Warisi Darah Juara dan Dilatih Rocky Balboa

Bioskop Trans TV

Sinopsis Film Creed, Petinju Muda Warisi Darah Juara dan Dilatih Rocky Balboa

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Sabtu, 05 Sep 2026 18:33 WIB
film Creed
Foto: Trailer Youtube
Bandung -

Film Creed akan tayang di program Bioskop Trans TV pada Sabtu (5/9/2026) pukul 20.00 WIB malam ini. Film drama olahraga ini menghadirkan kisah perjuangan seorang petinju muda yang berusaha membangun namanya sendiri sekaligus meneruskan warisan sang ayah.

Creed merupakan film Amerika Serikat yang dirilis pada 2015. Film ini disutradarai oleh Ryan Coogler, yang juga menulis skenarionya bersama Aaron Covington. Film berdurasi sekitar 133 menit ini menjadi bagian dari waralaba Rocky dan melanjutkan kisah dari dunia yang sebelumnya dibangun dalam film-film Rocky.

Film Creed diproduksi oleh Metro-Goldwyn-Mayer Pictures, Warner Bros. Pictures, New Line Cinema, dan Chartoff-Winkler Productions. Warner Bros. Pictures menjadi distributor film tersebut. Creed pertama kali dirilis pada 25 November 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Michael B. Jordan dan Sylvester Stallone menjadi dua nama utama dalam film ini, sementara Tessa Thompson, Phylicia Rashad, Andre Ward, Tony Bellew, dan Graham McTavish turut memperkuat jajaran pemain.

Menariknya, Creed tidak hanya mengangkat pertandingan tinju. Ceritanya juga berbicara tentang keluarga, identitas, warisan, ambisi, serta perjuangan seseorang untuk membuktikan kemampuan dirinya sendiri.

ADVERTISEMENT

Film ini mendapat respons positif dari kritikus. Creed juga berhasil menghidupkan kembali antusiasme terhadap dunia Rocky dengan menghadirkan cerita baru yang tetap memiliki hubungan kuat dengan film-film sebelumnya.

Sinopsis Film Creed

Film Creed mengikuti kehidupan seorang pemuda bernama Adonis Johnson yang memiliki hubungan dengan dunia tinju. Meski memiliki latar belakang keluarga yang istimewa, Adonis tidak ingin keberhasilannya hanya ditentukan oleh nama besar yang melekat padanya.

Adonis memiliki ambisi untuk menjadi petinju profesional. Ia kemudian meninggalkan kehidupan yang relatif nyaman dan memilih mengejar impiannya sendiri di Philadelphia, kota yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Rocky Balboa.

Di kota tersebut, Adonis berusaha menemukan Rocky Balboa. Ia ingin meminta sang mantan juara untuk menjadi pelatihnya. Namun, Rocky yang sudah lama meninggalkan dunia tinju tidak langsung menerima keinginan Adonis.

Rocky akhirnya melihat sesuatu dalam diri Adonis yang mengingatkannya pada masa lalu. Ia menyadari bahwa pemuda tersebut memiliki tekad dan kemampuan yang dapat dikembangkan jika mendapatkan bimbingan yang tepat.

Latihan pun dimulai. Adonis harus menjalani proses panjang untuk meningkatkan kemampuan fisik sekaligus membentuk mental sebagai seorang petinju. Ia tidak hanya dituntut kuat menghadapi lawan, tetapi juga harus mampu menghadapi tekanan dalam dirinya sendiri.

Dalam perjalanan tersebut, Adonis juga menjalin hubungan dengan Bianca. Kehadiran Bianca memberikan warna berbeda dalam kehidupan Adonis ketika ia berusaha menyeimbangkan kehidupan pribadi dengan ambisinya di dunia tinju.

Kesempatan besar akhirnya datang ketika Adonis mendapat peluang untuk menghadapi lawan dengan reputasi tinggi. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan baginya untuk membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar anak dari seorang legenda tinju.

Namun, perjuangan Adonis bukan hanya tentang memenangkan pertandingan. Ia harus menemukan keyakinan terhadap dirinya sendiri dan memahami arti menjadi petarung sejati. Lantas, mampukah Adonis membuktikan dirinya di atas ring dan keluar dari bayang-bayang nama besar keluarganya? Saksikan Creed selengkapnya di Bioskop Trans TV malam ini.



(tya/tya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads