Desil 1-10 Artinya Apa? Ini Kategori, Cara Cek, dan Bansos yang Didapat

Desil 1-10 Artinya Apa? Ini Kategori, Cara Cek, dan Bansos yang Didapat

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Senin, 24 Agu 2026 10:26 WIB
Ilustrasi desil bansos.
Foto: ChatGPT
Bandung -

Desil 1-10 artinya apa? Istilah desil belakangan ramai diperbincangkan, terutama setelah pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu rujukan dalam penentuan sasaran berbagai program pemerintah.

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraannya. Masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10.

Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi relatif tingkat kesejahteraannya. Sebaliknya, desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, desil 1 sampai 10 artinya apa, siapa yang berpeluang mendapat bansos, dan bagaimana cara mengecek desil? Simak penjelasannya.

Apa Itu Desil?

Desil adalah pengelompokan masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan relatif. Setiap kelompok mencakup sekitar 10 persen populasi.

ADVERTISEMENT

Data desil menjadi bagian dari DTSEN yang digunakan pemerintah untuk mendukung perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program.

Namun, penting dipahami bahwa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan, pendapatan, atau kekayaan seseorang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa angka desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi.

Artinya, keluarga yang masuk desil 3 tidak otomatis memiliki pendapatan atau kondisi ekonomi yang sama dengan keluarga lain yang juga berada di desil 3.

Desil 1 Sampai 10 Artinya Apa?

Secara sederhana, urutan desil menunjukkan posisi relatif tingkat kesejahteraan keluarga. Berikut gambaran kategori desil 1 sampai 10:

  • Desil 1: 10 persen kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah atau miskin ekstrem.

  • Desil 2: kelompok masyarakat miskin.

  • Desil 3: kelompok masyarakat yang tergolong hampir miskin.

  • Desil 4: kelompok masyarakat rentan miskin.

  • Desil 5: kelompok ekonomi menengah ke bawah.

  • Desil 6: kelompok dengan tingkat kesejahteraan menengah.

  • Desil 7: kelompok masyarakat menengah.

  • Desil 8: kelompok masyarakat menengah ke atas.

  • Desil 9: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi.

  • Desil 10: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Dengan demikian, desil 1 merupakan kelompok dengan posisi kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan posisi relatif paling tinggi.

Desil 1-4 Apakah Dapat Bansos?

Desil menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran bantuan sosial. Namun, masuk dalam desil tertentu tidak otomatis membuat seseorang menerima semua jenis bansos.

Secara umum, kelompok desil 1 sampai 4 menjadi sasaran prioritas berbagai program bantuan sosial.

Sementara itu, desil 5 masih dapat menjadi sasaran program tertentu sesuai persyaratan dan ketentuan masing-masing bantuan.

Adapun kelompok desil 6 sampai 10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos karena memiliki posisi kesejahteraan relatif lebih tinggi.

Berikut gambaran bantuan berdasarkan kategori desil:

  • Desil 1-4 Berpotensi menjadi sasaran PKH

  • Desil 1-5 Dapat menjadi sasaran BPNT/bantuan sembako

  • Desil 1-5 Berpeluang menjadi sasaran PBI JKN

  • Desil 6-10 Umumnya bukan prioritas bansos

Meski demikian, daftar tersebut bukan berarti setiap keluarga dalam desil tertentu pasti mendapatkan bantuan.

Setiap program memiliki kriteria, mekanisme, dan ketentuan kepesertaan masing-masing.

Apa Saja yang Menentukan Desil?

Desil tidak ditentukan hanya berdasarkan besarnya penghasilan keluarga.

Menurut penjelasan BPS, penentuan posisi desil mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama.

Beberapa indikator yang diperhitungkan antara lain:

  • kondisi tempat tinggal;

  • sumber air minum;

  • bahan bakar dan energi untuk memasak;

  • daya dan konsumsi listrik;

  • kepemilikan aset;

  • komposisi keluarga;

  • pendidikan;

  • pekerjaan;

  • kondisi kesehatan; dan

  • kondisi disabilitas.

Berbagai karakteristik tersebut digunakan dalam proses pemeringkatan dengan metode statistik Proxy Means Test (PMT).

Karena menggunakan banyak indikator, perubahan pada satu kondisi saja tidak otomatis membuat posisi desil seseorang berubah.

Desil Bukan Ukuran Pendapatan

Masyarakat juga perlu memahami bahwa desil tidak sama dengan jumlah penghasilan.

Misalnya, seseorang berada di desil 3. Hal tersebut berarti keluarga tersebut berada dalam kelompok ketiga dari 10 kelompok pemeringkatan kesejahteraan relatif.

Hal itu bukan berarti semua keluarga desil 3 memiliki penghasilan yang sama.

Begitu juga dengan desil 9 atau desil 10. Angka tersebut menunjukkan posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan berdasarkan berbagai karakteristik, bukan angka yang secara langsung menunjukkan jumlah pendapatan atau kekayaan.

Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP

Masyarakat dapat mengecek status desil dan informasi kepesertaan bansos secara online melalui kanal resmi pemerintah.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan aplikasi Cek Bansos.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Unduh aplikasi Cek Bansos.

  • Registrasi atau login menggunakan akun yang sudah terdaftar.

  • Pilih menu Cek Bansos.

  • Masukkan NIK sesuai KTP.

  • Tekan Cari Data.

  • Tunggu hingga sistem menampilkan informasi yang tersedia.

Jika data sudah tersedia, masyarakat dapat melihat informasi kepesertaan bantuan sosial serta kategori desil yang tercatat dalam sistem.

Cara Cek Desil Lewat Website Kemensos

Selain melalui aplikasi, pengecekan dapat dilakukan menggunakan situs resmi Cek Bansos Kemensos.

Caranya:

  • Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.

  • Masukkan NIK sesuai KTP.

  • Isi kode captcha.

  • Klik Cari Data.

  • Periksa informasi yang ditampilkan sistem.

Masyarakat sebaiknya memastikan NIK yang dimasukkan sesuai dengan data pada KTP agar proses pencarian dapat dilakukan dengan benar.

Bagaimana Jika Desil Tidak Sesuai?

Bagaimana jika kondisi ekonomi saat ini tidak sesuai dengan kategori desil yang tercatat?

Masyarakat dapat mengajukan pembaruan atau perbaikan data melalui mekanisme yang disediakan pemerintah.

Hal ini penting karena kondisi sosial ekonomi keluarga dapat berubah. Posisi desil juga bersifat dinamis dan dapat berubah setelah dilakukan pemutakhiran serta penghitungan kembali berdasarkan data terbaru.

Namun, pengajuan perubahan data tidak berarti posisi desil otomatis berubah. Data yang disampaikan tetap harus melalui proses pemeriksaan dan verifikasi.

Cara Mengubah Desil Secara Online

Pengajuan pembaruan data dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos.

Secara umum, langkahnya sebagai berikut:

  • Unduh aplikasi Cek Bansos.

  • Registrasi menggunakan data e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).

  • Login ke aplikasi.

  • Pilih fitur Usul Sanggah atau pembaruan data yang tersedia.

  • Pilih opsi pembaruan data.

  • Isi informasi mengenai kondisi keluarga, seperti tempat tinggal, pekerjaan, dan penghasilan.

  • Unggah dokumen atau bukti pendukung jika diperlukan.

  • Kirim pengajuan.

  • Tunggu proses pemeriksaan dan verifikasi.

Pengajuan tersebut nantinya menjadi bagian dari proses pemutakhiran data DTSEN.

Cara Mengubah Desil Secara Offline

Selain melalui aplikasi, masyarakat juga dapat mengajukan pembaruan data secara langsung.

Caranya dapat dilakukan melalui kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial sesuai wilayah domisili.

Berikut langkah umumnya:

  • Datang ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial.

  • Membawa KTP dan Kartu Keluarga.

  • Menyampaikan permohonan perbaikan data.

  • Petugas melakukan pengecekan data melalui sistem SIKS-NG.

  • Mengajukan pembaruan apabila ditemukan informasi yang tidak sesuai.

  • Menunggu proses verifikasi dan, jika diperlukan, pengecekan lapangan.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan kanal resmi lain yang tersedia untuk menyampaikan pembaruan data.

Siapa yang Menentukan Desil?

Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi salah satu lembaga yang memiliki peran penting dalam penyusunan dan pengelolaan DTSEN.

Penentuan desil dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi menggunakan metode statistik. Karena itu, posisi desil bukan ditentukan hanya berdasarkan satu indikator seperti gaji, pekerjaan, kepemilikan kendaraan, atau daya listrik.

DTSEN sendiri dibangun dari integrasi berbagai sumber data, termasuk DTKS, P3KE, dan Regsosek, kemudian diperkaya dengan data administratif dan disinkronkan dengan data kependudukan.

Pemanfaatan DTSEN diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Apakah Desil Bisa Berubah?

Bisa. Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga maupun perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lain.

Pemerintah melakukan pemutakhiran DTSEN secara berkala agar data dapat semakin menggambarkan kondisi masyarakat.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi dengan memastikan data diri dan keluarga yang tercatat sudah sesuai kondisi sebenarnya.

Jika terdapat kesalahan atau perubahan kondisi, masyarakat dapat menyampaikan pembaruan melalui kanal resmi, seperti Cek Bansos, aplikasi Cek Bansos, SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, serta kanal Cek DTSEN BPS.

Desil 9 dan 10 Dikaitkan dengan Pertalite

Istilah desil juga semakin ramai dibicarakan setelah muncul pembahasan mengenai kebijakan BBM subsidi, termasuk rencana pembatasan Pertalite bagi kelompok tertentu.

Dalam konteks tersebut, masyarakat perlu memahami bahwa desil pada dasarnya merupakan pemeringkatan kesejahteraan relatif dalam DTSEN, bukan label khusus untuk menentukan seseorang boleh atau tidak membeli BBM.

Ketentuan mengenai program atau kebijakan tertentu tetap bergantung pada aturan dan kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa seseorang yang masuk desil 9 atau 10 otomatis terkena pembatasan tertentu tanpa melihat aturan resmi yang berlaku.

Desil ditentukan berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi, bukan hanya penghasilan. Kondisi rumah, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, konsumsi listrik, kepemilikan aset, dan karakteristik lainnya ikut diperhitungkan.

Dalam penyaluran bansos, desil 1 sampai 4 umumnya menjadi kelompok prioritas, sementara desil 5 masih dapat memperoleh program tertentu sesuai ketentuan. Namun, status desil tidak otomatis menjamin seseorang menerima bansos.

Masyarakat dapat mengecek status desil melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos. Jika data tidak sesuai kondisi sebenarnya, pembaruan dapat diajukan secara online maupun offline melalui mekanisme yang tersedia.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Gaduh Desil DTSEN, Komisi VIII DPR: Jangan Sampai Warga Kehilangan Hak!"
[Gambas:Video 20detik] (tya/tya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads