Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Selain menjadi bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram juga menyimpan berbagai peristiwa bersejarah yang penting bagi umat Islam.
Di antara hari yang paling istimewa dalam bulan ini adalah 10 Muharram alias Hari Asyura. Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa 10 Muharram terjadi berbagai momen bersejarah yang menunjukkan pertolongan Allah kepada para nabi dan hamba-Nya yang beriman.
Lantas, apa saja sejarah dan peristiwa penting yang terjadi pada Hari Asyura 10 Muharram? Berikut ulasannya sebagaimana dirangkum dari laman NU Online dan Muhammadiyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Hari Asyura?
Asyura berasal dari kata 'asyarah yang berarti sepuluh. Istilah ini merujuk pada tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriah. Hari tersebut dikenal sebagai salah satu hari yang dimuliakan dalam Islam dan dianjurkan untuk diisi dengan berbagai amalan kebaikan, terutama puasa sunnah.
Hari Asyura telah dikenal sejak masa sebelum Islam. Orang-orang Quraisy di masa jahiliyah diketahui melaksanakan puasa pada hari tersebut. Rasulullah SAW juga turut berpuasa pada Hari Asyura sebelum hijrah ke Madinah.
Setelah hijrah ke Madinah, Nabi Muhammad SAW tetap melaksanakan puasa Asyura dan menganjurkan para sahabat untuk mengerjakannya. Namun setelah puasa Ramadan diwajibkan, puasa Asyura berubah status menjadi sunnah.
Rasulullah SAW bersabda:
Ω ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ£ΩΩΩ ΩΩΨ΅ΩΩΩ ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΨ΅ΩΩ ΩΩΩ ΩΩΩ ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ£ΩΩΩ ΩΩΨͺΩΨ±ΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΨͺΩΨ±ΩΩΩΩΩ
"Barangsiapa yang menghendaki berpuasa Asyura puasalah dan siapa yang tidak suka boleh meninggalkannya." (HR. Bukhari No. 1489; Muslim No. 1987).
Kapan 10 Muharram 2026/1448 Hijriah?
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 1448 H, 10 Muharram 1448 H atau Hari Asyura jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026. Sementara itu, 9 Muharram 1448 H atau hari pelaksanaan Puasa Tasu'a jatuh pada Rabu, 24 Juni 2026.
Tanggal tersebut dapat berbeda satu hari di sebagian wilayah yang menggunakan metode rukyat atau penetapan kalender yang berbeda. Namun, berdasarkan kalender yang diterbitkan dan digunakan secara luas di Indonesia, Hari Asyura 1448 H diperkirakan bertepatan dengan 25 Juni 2026.
Hari Asyura menjadi salah satu momen istimewa dalam bulan Muharram. Selain dianjurkan melaksanakan puasa sunnah, umat Islam juga dapat memperbanyak sedekah, zikir, membaca Al-Qur'an, dan berbagai amal saleh lainnya.
Peristiwa Penting yang Terjadi pada 10 Muharram
Dalam berbagai literatur Islam, Hari Asyura disebut sebagai hari yang penuh dengan peristiwa bersejarah. Banyak di antaranya berkaitan dengan keselamatan para nabi dan kemenangan kebenaran atas kezaliman. Beberapa di antaranya adalah:
1. Diterimanya Taubat Nabi Adam AS
Salah satu riwayat menyebutkan bahwa pada Hari Asyura, Allah SWT menerima taubat Nabi Adam AS setelah beliau dan Hawa diturunkan ke bumi. Peristiwa ini menjadi simbol bahwa pintu ampunan Allah selalu terbuka bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam bertaubat.
Kisah Nabi Adam mengajarkan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan. Namun, Allah SWT senantiasa memberikan kesempatan untuk kembali kepada jalan yang benar melalui taubat yang tulus.
2. Selamatnya Nabi Ibrahim AS dari Api Namrud
Peristiwa penting lainnya adalah keselamatan Nabi Ibrahim AS dari kobaran api yang diperintahkan Raja Namrud. Nabi Ibrahim dihukum karena menentang penyembahan berhala dan menghancurkan patung-patung sesembahan kaumnya.
Namun atas kehendak Allah SWT, api yang seharusnya membakar justru menjadi dingin dan menyelamatkan beliau. Kisah ini menunjukkan bahwa pertolongan Allah dapat datang dalam waktu yang tak disangka-sangka.
3. Nabi Yusuf AS Dibebaskan dari Penjara
Hari Asyura juga dikaitkan dengan bebasnya Nabi Yusuf AS dari penjara Mesir. Setelah bertahun-tahun dipenjara akibat fitnah yang menimpanya, Allah SWT mengangkat derajat Nabi Yusuf hingga menjadi pejabat penting yang dipercaya mengelola perbendaharaan negara.
Peristiwa ini menjadi pelajaran bahwa kesabaran, kejujuran, dan sifat tawakkal pada Allah SWT dapat membawa seseorang kepada kemuliaan.
4. Kesembuhan Nabi Ayyub AS
Nabi Ayyub AS dikenal sebagai sosok yang diuji dengan penyakit berat dalam waktu yang sangat lama. Selain kehilangan kesehatan, beliau juga kehilangan harta dan sebagian besar keluarganya.
Setelah menunjukkan kesabaran luar biasa, Allah SWT akhirnya menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub. Kisah ini menjadi teladan tentang keteguhan iman saat menghadapi cobaan hidup.
5. Nabi Yunus AS Keluar dari Perut Ikan
Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa Nabi Yunus AS diselamatkan Allah SWT dari perut ikan pada Hari Asyura. Setelah berdoa dan memohon ampun kepada Allah, beliau akhirnya dibebaskan dari ujian tersebut.
Kisah Nabi Yunus mengajarkan pentingnya kesadaran diri, taubat, dan keyakinan bahwa Allah selalu memberikan jalan keluar bagi hamba-Nya.
6. Berlabuhnya Kapal Nabi Nuh AS
Sebagian riwayat menyebutkan bahwa kapal Nabi Nuh AS berlabuh dengan selamat di Bukit Judi setelah banjir besar melanda bumi. Meskipun sebagian ulama menilai riwayat yang mengaitkannya secara khusus dengan Hari Asyura sebagai riwayat lemah, kisah Nabi Nuh tetap menjadi pelajaran berharga tentang kesabaran dan keteguhan dalam berdakwah.
Allah SWT berfirman:
ΩΩΩΩΨ§ΩΩ Ψ§Ψ±ΩΩΩΨ¨ΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΨ§ Ψ¨ΩΨ³ΩΩ
Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ω
ΩΨ¬ΩΨ±ΩΨ§ΩΩΨ§ ΩΩΩ
ΩΨ±ΩΨ³ΩΨ§ΩΩΨ§ Ϋ Ψ₯ΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ¨ΩΩΩ ΩΩΨΊΩΩΩΩΨ±Ω Ψ±ΩΨΩΩΩ
Ω
"Naiklah kamu ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Hud 11: 41)
Allah juga berfirman:
ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§ Ψ£ΩΨ±ΩΨΆΩ Ψ§Ψ¨ΩΩΩΨΉΩΩ Ω
ΩΨ§Ψ‘ΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§ Ψ³ΩΩ
ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ£ΩΩΩΩΩΨΉΩΩ ΩΩΨΊΩΩΨΆΩ Ψ§ΩΩΩ
ΩΨ§Ψ‘Ω ΩΩΩΩΨΆΩΩΩ Ψ§ΩΩΨ£ΩΩ
ΩΨ±Ω ΩΩΨ§Ψ³ΩΨͺΩΩΩΨͺΩ ΨΉΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΨ¬ΩΩΨ―ΩΩΩΩ
"Dan difirmankan, 'Wahai bumi, telanlah airmu, dan wahai langit berhentilah.' Air pun surut, keputusan telah ditetapkan, dan kapal itu berlabuh di atas Bukit Judi." (QS. Hud 11:44)
7. Keselamatan Nabi Musa AS dari Fir'aun
Peristiwa yang paling populer dan memiliki dasar riwayat kuat terkait Hari Asyura adalah selamatnya Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun.
Saat Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada Hari Asyura untuk mengenang peristiwa tersebut. Ketika ditanya alasannya, mereka menjawab:
ΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩ
Ω ΩΩΨ¬ΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩ Ω
ΩΩΨ³ΩΩ ΩΩΨ£ΩΨΊΩΨ±ΩΩΩ Ψ’ΩΩ ΩΩΨ±ΩΨΉΩΩΩΩΩ ΩΩΨ΅ΩΨ§Ω
Ω Ω
ΩΩΨ³ΩΩ Ψ΄ΩΩΩΨ±ΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§ΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ§ Ψ£ΩΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩ
ΩΩΨ³ΩΩ Ω
ΩΩΩΩΩΩ
Ω ΩΩΨ΅ΩΨ§Ω
ΩΩΩ ΩΩΨ£ΩΩ
ΩΨ±Ω Ψ¨ΩΨ΅ΩΩΩΨ§Ω
ΩΩΩ
"Allah telah melepaskan Musa dan umatnya pada hari itu dari Fir'aun dan bala tentaranya, lalu Musa berpuasa pada hari itu dalam rangka bersyukur kepada Allah."
Nabi bersabda:
"Aku lebih berhak terhadap Musa dari mereka." Maka Nabi pun berpuasa pada hari itu dan menyuruh para sahabatnya agar berpuasa juga." (HR. Bukhari No. 1865 dan Muslim No. 1910).
Kesyahidan Husain bin Ali pada Hari Asyura
Selain peristiwa para nabi, Hari Asyura juga dikenang sebagai hari wafatnya Sayyidina Husain bin Ali RA, cucu Rasulullah SAW, dalam peristiwa Karbala pada tahun 61 Hijriah.
Rasulullah SAW bersabda:
Ψ§ΩΩΨΩΨ³ΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΨΩΨ³ΩΩΩΩΩ Ψ±ΩΩΩΨΩΨ§ΩΩΨͺΩΨ§ΩΩ Ω
ΩΩΩ Ψ§ΩΨ―ΩΩΩΩΩΩΨ§
"Hasan dan Husain adalah dua bunga kesayanganku di dunia." (HR. al-Bukhari)
Dalam hadis lain disebutkan:
ΨΩΨ³ΩΩΩΩΩ Ω
ΩΩΩΩΩ ΩΩΨ£ΩΩΩΨ§ Ω
ΩΩΩ ΨΩΨ³ΩΩΩΩΩΨ Ψ£ΩΨΩΨ¨ΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ω
ΩΩΩ Ψ£ΩΨΩΨ¨ΩΩ ΨΩΨ³ΩΩΩΩΩΨ§
"Husain bagian dariku dan aku bagian dari Husain. Allah mencintai orang yang mencintai Husain." (HR. at-Tirmidzi).
Peristiwa Karbala menjadi simbol perjuangan mempertahankan kebenaran meskipun harus menghadapi risiko besar.
Amalan yang Dianjurkan pada Hari Asyura
Selain sarat dengan peristiwa bersejarah, Hari Asyura juga menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Beberapa amalan yang dapat dilakukan di antaranya adalah:
1. Puasa Asyura
Salah satu amalan utama pada 10 Muharram adalah puasa Asyura. Keutamaannya dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
Ψ³ΩΨ¦ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ Ψ΅ΩΩΨ§ΩΩ
Ω ΩΩΩΩΩ
Ω ΨΉΩΨ§Ψ΄ΩΩΩΨ±Ψ’Ψ‘ΩΨ ΩΩΨ§ΩΩ: ΩΩΩΩΩΩΩΨ±Ω Ψ§ΩΨ³ΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩ
ΩΨ§ΨΆΩΩΩΨ©Ω
"Puasa pada hari Asyura menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim No. 1977)
2. Puasa Tasu'a
Umat Islam juga dianjurkan berpuasa pada 9 Muharram atau Puasa Tasu'a untuk membedakan diri dari tradisi puasa kaum Yahudi. Karena itu, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram secara bersamaan.
3. Memperbanyak Sedekah
Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak sedekah, membantu keluarga, anak yatim, kerabat, dan masyarakat yang membutuhkan.
Rasulullah SAW bersabda:
Ω ΩΩΩ ΩΩΨ³ΩΩΨΉΩ ΨΉΩΩΩ ΨΉΩΩΩΨ§ΩΩΩΩ ΩΩ Ψ£ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩ Ω ΨΉΩΨ§Ψ΄ΩΩΩΨ±ΩΨ§Ψ‘Ω ΩΩΨ³ΩΩΨΉΩ Ψ§ΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩΩΩΩ Ψ³ΩΨ§Ψ¦ΩΨ±Ω Ψ³ΩΩΩΨͺΩΩΩ
"Siapa yang meluaskan pemberian untuk keluarganya atau ahlinya, Allah akan meluaskan rizki bagi orang itu dalam seluruh tahunnya." (HR. Baihaqi No. 3795).
Demikian ulasan mengenai sejarah dan peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharram atau Hari Asyura, lengkap dengan amalan yang dapat dilakukan. Semoga bermanfaat!
(tya/tya)
