Warga kembali dikejutkan dengan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Mulai Rabu (10/6/2026), Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax secara signifikan hingga nyaris Rp 4.000 per liter. Langkah ini seketika memicu tanda tanya: seberapa mahal sebenarnya harga BBM kita dibandingkan dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara?
Kini, harga Pertamax di wilayah Jabodetabek meroket menjadi Rp 16.250 dari yang sebelumnya hanya Rp 12.300 per liter. Varian Pertamax Green pun tak luput dari penyesuaian, terkerek naik menjadi Rp 17.000 per liter.
Lantas, bagaimana posisi harga Pertamax jika diadu dengan negara tetangga?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mari kita intip Vietnam. Di negara naga biru ini, harga BBM beroktan 92 (setara Pertamax) justru sedikit lebih ramah di kantong, yakni di kisaran Rp 14.873 per liter. Sementara itu di negeri jiran Malaysia, harga bensin RON 95 non-subsidi dipatok pada angka Rp 16.444 per liter, beda tipis dengan harga Pertamax kita saat ini.
Namun, Anda mungkin bisa sedikit bernapas lega jika melihat harga BBM di negara ASEAN lainnya yang ternyata jauh lebih mencekik. Di Thailand dan Filipina, bensin setara Pertamax dibanderol di rentang harga Rp 23 ribuan hingga Rp 28 ribuan per liter.
Puncaknya tentu saja ada di negara maju, Singapura. Di Negeri Singa tersebut, seliter bensin reguler RON 92 dihargai sebesar 3,43 dolar Singapura atau meroket hingga nyaris Rp 48.000 per liternya!
(iqk/iqk)
