Cara cek bansos BPNT Juni 2026 menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat. Pasalnya, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2026 masih berlangsung hingga Juni dan penerima manfaat berpeluang mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu.
Pemerintah menyalurkan BPNT secara bertahap untuk periode April, Mei, dan Juni 2026. Karena itu, masyarakat yang belum menerima bantuan pada bulan sebelumnya masih berkesempatan mendapatkan pencairan pada Juni 2026.
Untuk mengetahui status penerimaan bantuan, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara online menggunakan ponsel melalui aplikasi maupun situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Bansos BPNT?
BPNT merupakan program bantuan sosial pemerintah yang ditujukan kepada keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging, ikan, sayuran, dan bahan pangan lainnya melalui agen atau e-Warong yang telah ditunjuk pemerintah.
Pada tahun 2026, bantuan BPNT diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria penerima sesuai data DTSEN yang telah diperbarui.
Nominal BPNT Tahap 2 Tahun 2026
Pemerintah memberikan bantuan BPNT sebesar Rp200 ribu per bulan kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Karena pencairan dilakukan per tahap selama tiga bulan, maka total bantuan yang diterima pada BPNT Tahap 2 (April-Juni 2026) mencapai:
Rp200.000 x 3 bulan = Rp600.000
Nominal tersebut dapat diterima sekaligus sesuai mekanisme penyaluran yang berlaku di masing-masing daerah.
Cara Cek Bansos BPNT Juni 2026 Lewat HP
Pengecekan status penerima BPNT kini semakin mudah karena bisa dilakukan langsung melalui ponsel.
1. Cek BPNT Melalui Aplikasi Cek Bansos
Sebelum melakukan pengecekan, unduh terlebih dahulu aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
Berikut langkah-langkahnya:
Buka aplikasi Cek Bansos.
Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
Pilih menu "Cek Bansos".
Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
Klik tombol "Cari Data".
Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Apabila terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan informasi mengenai jenis bantuan, periode pencairan, status penyaluran, dan nominal bantuan yang diterima.
2. Cek BPNT Melalui Website Kemensos
Masyarakat juga dapat melakukan pengecekan tanpa mengunduh aplikasi.
Caranya sebagai berikut:
Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Masukkan data wilayah sesuai KTP.
Isi nama lengkap penerima manfaat.
Ketik kode captcha yang muncul.
Klik tombol "Cari Data".
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi apakah nama yang dicari terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Jadwal Pencairan BPNT Tahun 2026
Penyaluran BPNT dilakukan dalam empat tahap selama satu tahun.
Berikut jadwal lengkapnya:
Tahap 1: Januari-Maret 2026
Tahap 2: April-Juni 2026
Tahap 3: Juli-September 2026
Tahap 4: Oktober-Desember 2026
Saat ini pemerintah masih menyalurkan BPNT tahap 2 yang berlangsung hingga akhir Juni 2026.
Tanda BPNT Tahap 2 Sudah Cair
Penerima manfaat dapat mengetahui bantuan sudah cair melalui beberapa indikator berikut:
Status penerima aktif di sistem Kemensos.
Periode penyaluran April-Juni 2026 muncul pada data penerima.
Saldo bantuan masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Mendapat undangan pencairan dari PT Pos Indonesia.
Ada informasi dari pendamping sosial setempat.
Jika status penerima sudah aktif dan bantuan telah masuk, maka penerima dapat segera memanfaatkan saldo tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Cara Mengajukan Usulan Jika Belum Terdaftar BPNT
Bagi masyarakat yang merasa memenuhi syarat tetapi belum terdaftar sebagai penerima bansos, pengajuan usulan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos.
Langkah-langkahnya:
Login ke aplikasi Cek Bansos.
Pilih menu "Usulan".
Lengkapi data yang diminta sesuai kondisi sebenarnya.
Kirim pengajuan.
Tunggu proses verifikasi oleh petugas pendamping sosial.
Selain secara online, pengajuan juga dapat dilakukan melalui kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat.
Penyaluran BPNT tahap 2 tahun 2026 masih berlangsung hingga Juni 2026. Setiap penerima manfaat berhak memperoleh bantuan hingga Rp600 ribu untuk periode April-Juni 2026.
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bantuan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos maupun situs resmi Kemensos dengan menggunakan NIK KTP. Jika belum terdaftar tetapi memenuhi syarat, masyarakat juga dapat mengajukan usulan pembaruan data agar berpeluang mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.
(tya/tey)
